Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+
Artikel FAQ

Apa itu Posisi Long dalam Options?

Posisi long dalam options berarti kamu membeli kontrak options — baik call maupun put — dengan membayar premi di awal sebagai imbalan atas sebuah hak, bukan kewajiban, atas aset underlying. Long call memberi kamu hak untuk membeli underlying pada strike price; long put memberi kamu hak untuk menjual underlying pada strike price. Karena kamu berperan sebagai pembeli, kerugian maksimal kamu terbatas pada premi yang sudah dibayarkan, seberapa pun jauh harga bergerak melawan posisi kamu — profil risiko terbatas ini adalah perbedaan utama antara posisi long (beli) dan posisi short (jual), yang cara kerjanya berbeda. Di Pluang, US Stock Options dan US ETF Options bersifat American-style, sehingga posisi long bisa dieksekusi kapan saja sebelum kedaluwarsa, tidak hanya pada tanggal kedaluwarsa itu sendiri, sehingga kamu punya keleluasaan waktu untuk memutuskan apakah akan exercise, sell to close, atau membiarkan kontrak berjalan.


  • Long call: kamu membayar premi untuk hak membeli underlying pada strike price. Kamu untung jika underlying naik di atas strike price lebih besar dari premi yang dibayarkan.
  • Long put: kamu membayar premi untuk hak menjual underlying pada strike price. Kamu untung jika underlying turun di bawah strike price lebih besar dari premi yang dibayarkan.
  • Hak, bukan kewajiban: sebagai pemegang posisi long, kamu yang memutuskan apakah akan menggunakan hak tersebut. Kamu tidak pernah dipaksa untuk exercise — inilah yang membedakan posisi long (pembeli) dari posisi short (penjual), di mana keputusan pihak lain untuk exercise bisa membuat kamu wajib bertindak.
  • Modal yang dibutuhkan: karena kamu sudah membayar premi secara penuh saat membuka posisi long, kamu tidak diwajibkan menyetor margin atau jaminan tambahan seperti yang umumnya berlaku untuk posisi short (penjual).
  • Tiga cara menutup posisi long: exercise (mengonversi kontrak menjadi underlying pada strike price), sell to close (menjual kontraknya di pasar untuk merealisasikan untung atau rugi tanpa exercise), atau membiarkannya berjalan sampai kedaluwarsa.
  • Penanganan saat kedaluwarsa: jika posisi long masih terbuka pada hari kedaluwarsa, Pluang akan menutup posisi tersebut secara otomatis sekitar 1 jam sebelum pasar tutup, bukan dibiarkan menunggu penyelesaian tunai otomatis secara pasif — jadi keputusan untuk exercise atau sell to close sebaiknya diambil sebelum batas waktu tersebut.

Pertanyaan terkait:

Q: Apa beda long call dan long put?
Long call adalah hak untuk membeli underlying pada strike price, dan untung ketika underlying naik; long put adalah hak untuk menjual underlying pada strike price, dan untung ketika underlying turun. Trader biasanya memilih long call saat memperkirakan underlying akan naik, dan long put saat memperkirakan underlying akan turun, menggunakan strike price dan premi untuk menentukan titik masuk dan breakeven.

Q: Apakah posisi long mewajibkan saya membeli atau menjual underlying?
Tidak. Posisi long hanya memberi kamu hak untuk membeli (call) atau menjual (put) underlying pada strike price — kamu sendiri yang memutuskan apakah akan menggunakan hak tersebut. Kamu bisa exercise, menjual kontraknya untuk menutup posisi (sell to close), atau membiarkannya kedaluwarsa jika exercise sudah tidak lagi menguntungkan. Inilah ciri utama sebagai pembeli options: risiko kamu terbatas pada premi yang sudah dibayarkan, dan kamu tidak pernah dipaksa bertindak yang merugikan diri sendiri.

Q: Bisakah saya menutup posisi long sebelum kedaluwarsa tanpa harus exercise?
Bisa. Kebanyakan pemegang posisi long menutup posisinya dengan menjual kontraknya di pasar ("sell to close") daripada exercise, sehingga kamu bisa merealisasikan nilai kontrak saat itu — nilai intrinsik plus sisa nilai waktu — tanpa perlu menyerahkan atau menerima underlying. Karena options di Pluang bersifat American-style, kamu juga bisa memilih untuk exercise posisi long kapan saja sebelum kedaluwarsa, tidak hanya pada tanggal kedaluwarsa, jika itu lebih sesuai dengan strategi kamu.

Q: Apa kebalikan dari posisi long dalam options?
Kebalikannya adalah posisi short, di mana kamu menjual (menulis) kontrak options dan menerima premi alih-alih membayarnya, sekaligus menanggung kewajiban untuk membeli atau menjual underlying jika pembeli melakukan exercise. Posisi short memiliki profil risiko yang berbeda dan umumnya lebih besar dibandingkan posisi long, karena potensi kerugian penjual tidak terbatas pada jumlah premi tertentu seperti halnya pembeli. Untuk penjelasan lengkap perbedaan posisi long dan short di Pluang, lihat artikel perbandingan khusus yang ditautkan di bawah.

Q: Apakah saya perlu margin untuk membuka posisi long options di Pluang?
Tidak. Membuka posisi long hanya memerlukan pembayaran premi secara penuh saat pembelian, karena kerugian maksimal kamu sudah terbatas pada jumlah tersebut. Kebutuhan margin atau jaminan berlaku untuk posisi short (penjual), karena potensi kewajiban penjual tidak memiliki jumlah pasti sejak awal seperti pembayaran premi pembeli. Ini salah satu alasan praktis mengapa trader options baru sering memulai dengan posisi long dibanding posisi short.