Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Verifikasi Aset Indonesia?
Agar Verifikasi Aset Indonesia di Pluang berjalan lancar, ada empat hal yang harus sesuai dan akurat: data pribadi yang kamu masukkan harus sesuai dengan KTP kamu, tanda tangan kamu harus sesuai dengan tanda tangan di e-KTP, nama di rekening bank kamu harus sesuai dengan nama yang terdaftar di akun Pluang kamu, dan — jika kamu WNI yang mengajukan akses Saham Indonesia — kamu memerlukan rekening BCA atau Bank Jago aktif atas nama sendiri, karena rekening tersebut digunakan untuk membuka RDN kamu secara otomatis setelah disetujui. Ketidaksesuaian pada poin-poin ini adalah penyebab paling umum verifikasi ditolak dan harus dikirim ulang, yang membuat hitungan review 1–2 hari kerja dimulai kembali. Jika pekerjaanmu terdaftar sebagai Ibu Rumah Tangga, Siswa, atau Mahasiswa, kamu juga perlu menyiapkan Kartu Keluarga terbaru, karena dokumen ini wajib khusus untuk kategori pekerjaan tersebut.
Checklist sebelum kamu mengirimkan verifikasi:
| Item | Yang perlu dicek |
|---|---|
| Data pribadi | Harus sesuai persis dengan KTP — tidak ada salah ketik atau data usang |
| Tanda tangan | Harus sesuai dengan tanda tangan di e-KTP |
| Nama rekening bank | Harus sesuai persis dengan nama yang terdaftar di akun Pluang |
| Rekening BCA atau Bank Jago (khusus WNI) | Wajib atas nama sendiri — digunakan untuk membuka RDN secara otomatis |
| Kartu Keluarga | Wajib hanya jika pekerjaanmu Ibu Rumah Tangga, Siswa, atau Mahasiswa — harus versi terbaru |
Pertanyaan terkait:
Q: Apa yang terjadi jika nama rekening bank saya tidak cocok dengan akun Pluang?
Verifikasi kamu akan ditolak. Nama di rekening bank yang kamu kirim harus sama persis dengan nama yang terdaftar di akun Pluang kamu dan di e-KTP kamu — bahkan nama yang dipersingkat atau nama tengah yang hilang sudah cukup menghentikan proses review sampai kamu mengirim ulang dengan data yang sesuai. Jika rekening bank satu-satunya yang kamu punya benar-benar atas nama orang lain, kamu perlu menambahkan rekening yang memang atas nama sendiri sebelum mencoba lagi.
Q: Apakah saya tetap perlu Kartu Keluarga meskipun sudah bekerja?
Tidak. Kartu Keluarga hanya diwajibkan jika pekerjaan yang kamu daftarkan adalah Ibu Rumah Tangga, Siswa, atau Mahasiswa — kategori ini tidak memiliki dokumentasi penghasilan mandiri, sehingga Pluang menggunakan Kartu Keluarga untuk membantu memastikan data rumah tanggamu. Jika kamu bekerja atau wiraswasta, kamu bisa melewati dokumen ini sepenuhnya dan langsung ke tahap verifikasi lainnya.
Q: Bisakah saya menggunakan bank selain BCA atau Bank Jago untuk RDN saya?
Tidak, untuk saat ini belum bisa. BCA dan Bank Jago adalah satu-satunya dua bank mitra RDN Pluang, sehingga WNI yang mengajukan akses Saham Indonesia harus memiliki rekening aktif di salah satu dari dua bank ini atas nama sendiri. Jika kamu hanya ingin akses Reksa Dana dan bukan Saham Indonesia, rekening bank aktif atas nama sendiri di bank mana pun sudah diterima, karena tidak perlu ada RDN yang dibuka untuk jalur itu.
Q: Apa yang harus saya lakukan jika menyadari ada kesalahan setelah mengirimkan verifikasi?
Hubungi Pluang Care melalui live chat aplikasi, tanya@pluang.com, atau call center sebelum review selesai, karena dokumen yang sudah dalam proses review biasanya tidak bisa diubah di tengah jalan. Jika kesalahan itu menyebabkan penolakan, kamu akan diminta mengirim ulang data yang sudah dikoreksi, yang membuat hitungan review 1–2 hari kerja dimulai kembali — jadi sebaiknya periksa kembali setiap kolom sebelum kamu menekan kirim untuk pertama kali.