Apa Saja yang Diperlukan untuk Melakukan Verifikasi Aset Indonesia?
Untuk melakukan Verifikasi Aset Indonesia di Pluang, kamu perlu menyiapkan lima hal: data pribadi yang sesuai persis dengan KTP kamu, Profil Investor yang sudah lengkap berdasarkan toleransi risiko dan return yang diharapkan, rekening bank aktif atas nama sendiri untuk hasil dana Reksa Dana dan penarikan RDN, Kartu Keluarga terbaru jika pekerjaanmu Ibu Rumah Tangga, Siswa, atau Mahasiswa, dan tanda tangan yang sesuai dengan tanda tangan di e-KTP kamu. Jika kamu WNI yang mengajukan akses Saham Indonesia secara khusus, kamu juga memerlukan rekening BCA atau Bank Jago aktif atas nama sendiri, karena Pluang saat ini hanya mendukung dua bank ini untuk membuka RDN (Rekening Dana Nasabah) yang dibutuhkan transaksi Saham Indonesia. Verifikasi Dasar (e-KTP, NPWP, dan selfie untuk WNI, atau paspor yang valid untuk WNA) harus sudah selesai sebelum kamu memulai tahap Tier 2 ini, dan seluruh proses review biasanya membutuhkan waktu 1–2 hari kerja setelah semua dokumen dikirim.
Checklist dokumen dan data:
| Item | Keterangan |
|---|---|
| Data pribadi | Harus sesuai persis dengan KTP kamu |
| Profil Investor | Berdasarkan toleransi risiko dan return yang diharapkan; diisi langsung di aplikasi |
| Rekening bank aktif atas nama sendiri | Untuk hasil dana Reksa Dana dan penarikan RDN |
| Kartu Keluarga terbaru | Wajib hanya jika pekerjaanmu Ibu Rumah Tangga, Siswa, atau Mahasiswa |
| Tanda tangan | Harus sesuai dengan tanda tangan di e-KTP |
| Rekening BCA atau Bank Jago (khusus WNI) | Wajib untuk membuka RDN — hanya diperlukan untuk transaksi Saham Indonesia |
Pertanyaan terkait:
Q: Bank apa saja yang saat ini didukung untuk membuka RDN?
Hanya BCA dan Bank Jago yang menjadi bank mitra RDN Pluang saat ini. WNI yang mengajukan akses Saham Indonesia harus memiliki rekening aktif di salah satu dari dua bank ini atas nama sendiri — belum ada bank lain yang bisa digunakan untuk membuka RDN, meskipun Pluang mungkin menambah bank mitra lain di masa depan.
Q: Apa itu Profil Investor dan bagaimana cara mengisinya?
Profil Investor adalah kuesioner singkat di dalam aplikasi yang menilai toleransi risiko dan return investasi yang kamu harapkan, digunakan untuk membantu menyesuaikan rekomendasi produk dengan profilmu. Kamu mengisinya langsung di dalam aplikasi Pluang sebagai bagian dari alur Verifikasi Aset Indonesia — tidak ada dokumen terpisah yang perlu diunggah untuk item ini, cukup jawaban atas pertanyaan yang ditampilkan.
Q: Apakah WNA perlu menyiapkan dokumen yang persis sama dengan WNI?
Tidak sepenuhnya sama. WNA tidak memerlukan e-KTP, NPWP, atau rekening BCA/Bank Jago, karena hal-hal tersebut khusus untuk WNI dan untuk membuka RDN transaksi Saham Indonesia. WNA menggunakan paspor yang valid (dikirim saat Verifikasi Dasar) dan rekening bank aktif apa pun atas nama sendiri untuk hasil dana Reksa Dana — syarat Kartu Keluarga dan tanda tangan tetap berlaku jika relevan dengan situasi mereka.
Q: Apa yang terjadi jika Kartu Keluarga saya sudah tidak berlaku?
Verifikasi kamu akan ditolak jika Kartu Keluarga yang kamu kirim bukan versi terbaru — Pluang khusus mewajibkan Kartu Keluarga paling baru untuk pemohon dengan pekerjaan Ibu Rumah Tangga, Siswa, atau Mahasiswa. Kamu perlu mendapatkan salinan terbaru dari kantor Dukcapil setempat dan mengirim ulang, yang membuat hitungan review 1–2 hari kerja dimulai kembali.