Apa yang Terjadi Saat Posisi Commodities Saya Dilikuidasi?
Liquidation Commodities terjadi saat margin level wallet USD Margin (Komoditas) kamu turun ke 50%. Pluang lalu menutup penuh posisi kamu dengan performa terburuk dan mengecek ulang margin level. Jika masih di 50% atau lebih rendah, posisi berikutnya ditutup. Karena Commodities memakai cross margin, margin level seluruh wallet-lah yang memicu liquidation. Profit atau loss dari setiap posisi yang ditutup terealisasi di wallet tersebut. Liquidation hanya berlaku untuk USD Margin (Komoditas); posisi US Stocks dengan leverage di USD Margin tidak terpengaruh. Margin call di 80% dan peringatan kedua di 70% biasanya datang lebih dulu, jadi bertindaklah saat itu.
- Pemicu: margin level 50% di USD Margin (Komoditas). Margin level adalah equity kamu dibagi margin yang dipakai posisi terbuka, dari seluruh wallet.
- Yang ditutup: posisi kamu dengan performa terburuk lebih dulu, ditutup penuh. Pluang lalu mengecek ulang margin level dan, jika masih di 50% atau lebih rendah, menutup posisi berikutnya.
- Contoh ilustrasi: dengan setoran US$100 dan 1 lot emas (XAUUSD) Long yang dibuka di US$4.300, liquidation terjadi saat harga emas sekitar US$4.221,61 (−1,82%), tanpa menghitung swap dan biaya penutupan. Harga ini hanya ilustrasi, bukan harga live.
- Setelah liquidation: hasil terealisasi dari posisi yang ditutup masuk ke USD Margin (Komoditas), dan transaksi yang ditutup muncul di Riwayat Transaksi (Transaction History).
- Tahap peringatan: margin call di 80%, lalu peringatan kedua di 70%, saat order baru yang menambah risiko diblokir sampai margin level kamu kembali di atas 80%. Posisimu tetap terbuka di kedua tahap ini.
- Waktu peringatan: peringatan dikirim saat margin level kamu bertahan di bawah suatu level selama beberapa menit, atau langsung jika turun tajam. Saat pasar bergerak cepat, margin level kamu bisa turun ke 50% sebelum kamu sempat menindaklanjuti peringatan, sehingga posisi bisa dilikuidasi tanpa peringatan sebelumnya.
- Sisakan dana cadangan: setor dana jauh di atas margin minimum untuk lot yang kamu buka.
- Atur ukuran posisi dengan cermat: makin sedikit lot, makin kecil perubahan margin level kamu di setiap pergerakan harga.
- Pantau posisimu: pantau margin level kamu di aplikasi. Pluang juga mengirimkan peringatan lewat email dan notifikasi push.
- Bertindak lebih awal: saat margin call di 80% atau peringatan kedua di 70%, tambah dana ke wallet, atau kurangi atau tutup posisi, sebelum margin level mencapai 50%.
- Rencanakan cara keluar: fitur Take Profit dan Stop Loss akan hadir. Untuk saat ini, kamu bisa memakai order Limit atau Stop di arah berlawanan untuk keluar di harga yang kamu pilih, yang akan meng-offset posisimu. Order hanya terisi penuh atau tidak sama sekali, jadi order Limit atau Stop untuk keluar belum tentu terisi: jika tidak bisa terisi penuh, statusnya menjadi Gagal (Failed).
- Pahami produknya: Commodities adalah produk trading dengan leverage, bukan produk tabungan. Untuk menyimpan emas dalam jangka panjang, Pluang Emas tidak memakai leverage dan tidak dikenakan swap.
Pertanyaan terkait:
Q: Posisi mana yang ditutup saat liquidation?
Posisi kamu dengan performa terburuk lebih dulu, ditutup penuh. Pluang lalu mengecek ulang margin level dan, jika masih di 50% atau lebih rendah, menutup posisi berikutnya. Karena margin level kamu dihitung dari semua posisi Commodities yang terbuka di USD Margin (Komoditas), liquidation dipicu oleh wallet secara keseluruhan, bukan oleh satu posisi saja. Menyisakan dana cadangan di wallet dan bertindak saat margin call di 80% atau peringatan kedua di 70% dapat membantumu menghindarinya.
Q: Bisakah saya mencegah liquidation saat margin level terus turun?
Kamu bisa bertindak sebelum margin level mencapai 50%. Saat margin call di 80% atau peringatan kedua di 70%, tambah dana ke USD Margin (Komoditas) dengan memindahkan USD dari USD Cash atau mengonversi dari saldo Rupiah. Kamu juga bisa mengurangi atau menutup sebagian posisi untuk menurunkan margin yang terpakai. Begitu margin level turun ke 50%, Pluang menutup penuh posisi kamu dengan performa terburuk, lalu mengecek ulang margin level; jika masih di 50% atau lebih rendah, posisi berikutnya ditutup.
Q: Seberapa jauh harga bisa bergerak sebelum posisi saya dilikuidasi?
Itu tergantung pada jumlah dana yang kamu setor, ukuran seluruh posisi yang terbuka, biaya yang sudah kamu bayar, dan swap. Dalam contoh ilustrasi, kamu menyetor US$100 dan membuka 1 lot emas Long di US$4.300: setelah biaya pembukaan sekitar US$0,11, liquidation akan terjadi saat harga emas sekitar US$4.221,61, atau turun sekitar 1,82%. Jika kamu hanya menyetor US$45, margin call pun sudah muncul setelah harga turun sekitar US$10. Sisakan dana cadangan, jangan bergantung pada ambang batas yang presisi.
Q: Apakah saya bisa rugi lebih dari dana di wallet saya?
Bisa terjadi. Liquidation dirancang untuk menghentikan kerugian sebelum saldo kamu menjadi negatif. Di pasar yang bergerak sangat cepat, kerugian tetap bisa lebih besar dari saldo kamu. Harga bisa melewati level liquidation sebelum posisimu ditutup, dan saldo kamu lalu bisa menjadi negatif. Jaga margin level kamu jauh di atas 80%, dan jangan memakai seluruh saldo kamu sebagai margin. Jika saldo kamu menjadi negatif, hubungi Pluang Care.
Q: Apakah liquidation memengaruhi US Stocks atau wallet USD Margin saya?
Tidak. Liquidation hanya berlaku untuk posisi di USD Margin (Komoditas). Posisi US Stocks dengan leverage memakai USD Margin, wallet yang sepenuhnya terpisah, dan kerugian di satu wallet tidak pernah memengaruhi posisi di wallet yang lain. Jika kamu trading keduanya, sisakan dana yang cukup di masing-masing wallet untuk posisinya sendiri.