Apakah Pluang Menjadi Counterparty Saat Saya Trading Commodities?
Saat kamu trading Commodities di aplikasi Pluang, broker kamu adalah PT PG Berjangka, Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Bappebti, serta anggota Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dengan nomor keanggotaan SPAB/169/BBJ/10/2018. Setiap transaksi Commodities dicatat di JFX dan dikliringkan di KBI (Kliring Berjangka Indonesia), dan dana margin yang kamu setorkan disimpan di rekening terpisah (segregated account) di Bank Artha Graha. Dengan skema ini, transaksimu dicatat oleh bursa dan dikliringkan oleh lembaga kliring, di bawah pengawasan regulator. Namun, skema ini tidak mengurangi risiko pasar. Commodities tetap trading dengan leverage berisiko tinggi, dan untung atau rugimu bergantung pada pergerakan harga.
Siapa berperan apa dalam transaksi Commodities:
| Pihak | Peran dalam transaksi Commodities kamu |
|---|---|
| PT PG Berjangka | Menyediakan Commodities di aplikasi Pluang sebagai broker kamu (Pialang Berjangka), berizin dan diawasi oleh Bappebti, serta anggota JFX dengan nomor keanggotaan SPAB/169/BBJ/10/2018 |
| Bappebti | Regulator yang memberi izin dan mengawasi PT PG Berjangka sebagai pialang berjangka |
| JFX (Jakarta Futures Exchange) | Mencatat setiap transaksi Commodities |
| KBI (Kliring Berjangka Indonesia) | Mengkliringkan setiap transaksi Commodities |
| Bank Artha Graha | Menyimpan dana margin Commodities di rekening terpisah |
- Biaya JFX & KBI: US$0,10 per lot, maksimal US$1 per order, ditambah PPN 11%, saat buka dan saat tutup posisi. Biaya ini dipungut atas nama JFX dan KBI.
Pertanyaan terkait:
Q: Apa peran JFX dan KBI dalam transaksi Commodities?
JFX (Jakarta Futures Exchange) mencatat setiap transaksi Commodities, dan KBI (Kliring Berjangka Indonesia) mengkliringkannya. Ini berlaku untuk setiap instrumen Commodities: XAUUSD, XAGUSD, dan UKOUSD. Biaya JFX & KBI adalah US$0,10 per lot, maksimal US$1 per order, ditambah PPN 11%, saat buka dan saat tutup posisi. Biaya ini dipungut atas nama JFX dan KBI dan ditampilkan di bagian Pajak & Biaya Pihak Ketiga pada ringkasan order.
Q: Di mana dana margin Commodities saya disimpan?
Dana margin Commodities disimpan di rekening terpisah (segregated account) di Bank Artha Graha. Di aplikasi, dana tersebut ada di wallet USD Margin (Komoditas) kamu, yang hanya dipakai untuk Commodities dan sepenuhnya terpisah dari wallet USD Margin untuk US Stocks dengan leverage, jadi kerugian di satu wallet tidak pernah memengaruhi wallet lainnya.
Q: Apakah Commodities diawasi oleh Bappebti atau OJK?
Bappebti. Untuk Commodities, PT PG Berjangka adalah Pialang Berjangka yang berizin dan diawasi oleh Bappebti, serta anggota Bursa Berjangka Jakarta (JFX) dengan nomor keanggotaan SPAB/169/BBJ/10/2018. Izin Bappebti ini terpisah dari izin OJK yang digunakan PT PG Berjangka untuk US Stocks dan Options, jadi regulatornya bergantung pada produk yang kamu tradingkan, meskipun keduanya tersedia di aplikasi Pluang yang sama.
Q: Apakah kliring di KBI berarti saya tidak bisa rugi?
Tidak. Kliring berkaitan dengan cara transaksi dicatat dan dikliringkan; kliring tidak melindungimu dari pergerakan harga. Commodities memakai leverage hingga 100x untuk XAUUSD, 20x untuk XAGUSD, dan 50x untuk UKOUSD, jadi pergerakan harga yang kecil bisa menimbulkan kerugian besar. Margin call terjadi pada margin level 80%, dan peringatan kedua pada 70%. Pada 50%, Pluang menutup penuh posisi kamu dengan performa terburuk, lalu mengecek ulang margin level. Jika masih di 50% atau lebih rendah, posisi berikutnya ditutup. Commodities adalah trading dengan leverage berisiko tinggi, bukan produk tabungan.