Ikon aset - trading kripto, saham, dan emas di Pluang
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Trading banner 1
Trading banner 2
Trading banner 3
Trading banner 4
Trading banner 5
Trading banner 6
Trading banner 7
Trading banner 8
Trading banner 9
BETA

Apa itu OCO atau Take Profit dan Stop Loss?

One-Cancels-the-Other (OCO) order adalah order menggabungkan satu stop limit order dan satu limit order. Jika harga stop terpicu atau limit order terisi seluruhnya atau sebagian, order yang lain akan dibatalkan.

Kamu tidak harus menggunakan Stop Loss dan Take Profit secara bersamaan, tetapi jika kamu ingin menggunakan keduanya, berikut cara kerja kedua order tersebut:

  • Stop Loss dan Take Profit akan dieksekusi secara otomatis setelah order pembelian dieksekusi. 

  • Jika harga turun dari harga beli dan mencapai harga Stop Loss, maka order Stop Loss akan dieksekusi dan Take Profit akan dibatalkan.

  • Sebaliknya, jika harga naik dari harga beli dan mencapai harga Take Profit, maka order Take Profit akan dieksekusi dan Stop Loss akan dibatalkan.

Saat ini kamu dapat menambahkan atau mengubah Take Profit dan Stop Loss apabila sudah membuat order. Modifikasi order kamu untuk menambahkan fitur tersebut tersedia di Limit Order, Stop Order dan Stop-Limit Order.

Sebagai rangkuman, jika salah satu dari kedua order tersebut dieksekusi, maka order yang lain akan dibatalkan. Cara kerja tersebut juga berlaku untuk pembatalan order. Membatalkan salah satu order akan membatalkan order yang lain. Untuk saat ini, order Stop Loss dan Take Profit hanya dapat ditambahkan di atas order pembelian.

Contoh penggunaan OCO:

Kamu membeli aset BTC seharga Rp1.000.000 dan ingin membatasi kerugian sekaligus mengunci keuntungan secara otomatis. Maka, kamu menggunakan fitur OCO (One-Cancels-the-Other) dengan mengatur dua level harga:

  • Take Profit (TP) di Rp1.200.000

  • Stop Loss (SL) di Rp950.000

Setelah order beli kamu berhasil tereksekusi di Rp1.000.000, sistem akan otomatis mengaktifkan kedua order tersebut (TP dan SL) secara bersamaan.

Kemudian:

  • Jika harga naik dan menyentuh Rp1.200.000, order Take Profit akan tereksekusi, dan order Stop Loss akan otomatis dibatalkan.

  • Sebaliknya, jika harga justru turun dan menyentuh Rp950.000, maka order Stop Loss akan tereksekusi, dan Take Profit dibatalkan.