Bagaimana cara kerja perpetual trading di Pluang?
Dalam menentukan harga sebuah kontrak, perpetual futures menggunakan harga indeks yang berasal dari harga berbagai exchange. Untuk menjaga harga kontrak perpetual agar sejalan dengan harga spot, digunakan mekanisme bernama tingkat pendanaan atau funding rate. Penjelasan mengenai funding rate akan dibahas pada bagian berikutnya.
Berbeda dengan pasar spot yang hanya memungkinkan trader mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga, pasar perpetual memungkinkan trader untuk tetap mendapat keuntungan meski harga asetnya turun. Dengan kata lain, perpetual trading menawarkan potensi keuntungan ketika pasar sedang bullish atau bearish.
Terdapat dua jenis posisi yang dapat dilakukan dalam perpetual trading:
-
Posisi Long
Trader membuka posisi long ketika ia mengekspektasikan harga crypto akan mengalami kenaikan. Jadi, ketika harganya aset crypto tersebut naik, trader bisa menutup posisinya untuk merealisasikan keuntungannya.
-
Posisi Short
Short merupakan kebalikan dari long. Jadi, trader akan membuka posisi dengan meminjam aset crypto dari exchange untuk dijual di pasar terbuka dengan ekspektasi harganya akan turun. Nantinya, trader akan membeli lagi crypto tersebut di harga yang lebih rendah dan mengembalikannya ke exchange. Selisih harga keduanya kemudian menjadi keuntungan yang didapat.








