Perbedaan Saros dan Tether USDT: Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp17.987 (kapitalisasi pasar Rp3.311,18T, volume 24 jam Rp1.079,06T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 137450,4× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai Saros dibatasi (3,7B / 10B SAROS (38%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Saros selama 28 Hari dan Tether USDT selama 91 Hari.
| SAROS | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp24,09M | Rp3.311,18T |
Volume (24h) | Rp10,4M | Rp1.079,06T |
Suplai yang Beredar | 3,7B / 10B SAROS (38%) | 183,7B USDT |
Typical Hold Time | 28 Hari | 91 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →