earning_call
Pendapatan Johnson & Johnson Kuartal III 2023 Melebihi Ekspektasi Analis

Johnson & Johnson (J&J) melaporkan pendapatan kuartal II yang kuat, dengan mencapai US$25,5 miliar, meningkat 6,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pencapaian ini pun di atas ekspektasi analis di US$24,6 miliar. Pada segmen MedTech, J&J mencatatkan pertumbuhan operasional sebesar 14,7%, didorong oleh perbaikan bisnis. Pada Pharmaceuticals, laba operasional bertumbuh sebesar 6,2%, di luar penjualan vaksin COVID-19.
J&J mengumumkan rencana untuk memisahkan saham Kenvue melalui penawaran pertukaran. Perusahaan juga memberikan pembaruan tentang litigasi bedak dan studi MARIPOSA.
Dengan pencapaian tersebut, J&J mengerek proyeksinya untuk tahun ini, dengan pertumbuhan penjualan operasional diharapkan berada dalam kisaran 7% hingga 8%. J&J juga meningkatkan proyeksi laba per saham operasional yang disesuaikan.
Secara keseluruhan, J&J melaporkan pertumbuhan yang kuat dalam bisnis MedTech-nya dan menekankan komitmennya terhadap perawatan pasien dan inovasi. Perusahaan berencana untuk terus berinvestasi dalam pipelinenya dan tetap percaya diri dalam prospek masa depannya.


