
Maskapai Delta Air Lines melaporkan pendapatan dan laba kuartal Juni 2023 yang mencetak rekor, melebihi ekspektasi analis. Laba per saham (EPS) perusahaan mencapai $2,68, meningkat signifikan sebesar 90% dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan naik 19% dibanding tahun lalu, menghasilkan pendapatan operasional sebesar $2,5 miliar dan margin operasional sebesar 17%. Delta berhasil menghasilkan arus kas bebas sebesar lebih dari $1 miliar selama kuartal tersebut dan mengembalikan dividen triwulanan.
CEO Delta, Ed Bastian, menyoroti permintaan yang kuat dan momentum merek yang berbeda dari perusahaan. Melihat ke depan, Delta meningkatkan pandangannya untuk tahun ini dan kini memperkirakan laba sebesar $6 hingga $7 per saham. Untuk kuartal September, perusahaan memperkirakan pertumbuhan pendapatan dua digit, margin operasional pertengahan dua digit, dan EPS sebesar $2,20 hingga $2,50.
Prioritas jangka panjang Delta termasuk menjalankan maskapai terbaik di dunia, mengoptimalkan kekuatan mereknya, melakukan transformasi melalui digital, dan memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Perusahaan berencana menghasilkan arus kas bebas sebesar lebih dari $10 miliar dari tahun 2023 hingga 2025. Delta berencana mengurangi rasio utangnya menjadi tiga kali lipat pada akhir tahun ini dan meningkatkan tingkat pengembalian modal yang diinvestasikan. Perusahaan melihat peluang signifikan di luar tahun 2024, dengan fokus pada aliran pendapatan bermargin tinggi dan memberikan pendapatan yang tahan lama.


