Waran Terstruktur
Waran terstruktur adalah efek derivatif yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual saham underlying pada harga tertentu (strike price) sebelum tanggal jatuh tempo.
Apa itu Waran Terstruktur di BEI?
BEI meluncurkan waran terstruktur (structured warrant) pada 2019 sebagai instrumen derivatif ritel yang diterbitkan oleh perusahaan sekuritas berlisensi, bukan oleh emiten sahamnya langsung. Waran terstruktur memungkinkan investor memperoleh eksposur ke pergerakan harga saham blue chip dengan modal yang lebih kecil karena efek leverage, namun dengan risiko yang lebih tinggi.
Jenis Waran Terstruktur
Tipe | Hak yang Diberikan | Profit saat |
Call Warrant | Hak beli saham di strike price | Harga saham naik di atas strike price |
Put Warrant | Hak jual saham di strike price | Harga saham turun di bawah strike price |
Rumus nilai waran dan konsep leverage
Nilai Intrinsik Call Warrant = Harga Saham – Strike Price (jika positif) Gearing Ratio = Harga Saham ÷ Harga Waran Contoh: Saham @ Rp 10.000 | Strike Rp 9.500 | Waran @ Rp 500 Gearing = 10.000 ÷ 500 = 20x Artinya: jika saham naik 5%, waran berpotensi naik ~100% Sebaliknya: jika saham turun 5%, waran bisa turun ~100% (habis) |
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Waran Terstruktur
Apakah waran terstruktur cocok untuk investor pemula? Tidak disarankan. Waran terstruktur memiliki risiko kehilangan seluruh modal (waran bisa expire worthless), efek leverage yang memperbesar kerugian, dan mekanisme yang kompleks. Instrumen ini lebih cocok untuk investor berpengalaman yang memahami derivatif.
Di mana bisa membeli waran terstruktur? Waran terstruktur diperdagangkan di pasar reguler BEI dengan kode berbeda dari saham induknya. Tersedia di platform sekuritas yang menjadi penerbit atau distributor waran tersebut.
Istilah Terkait: Derivatif • Call Option • Leverage • Strike Price • BEI
Ditulis oleh
Davion ArsinioContent Writer at Pluang





