Investasi
Fitur
Akademi
Lainnya
ASSET_ICON
Trading di Pluang
Satu platform untuk semua pasar
Download
Berita & Analisis
Saham Snowflake (SNOW): Harga, Kinerja, dan Laporan Keuangan
shareIcon

Saham Snowflake (SNOW): Harga, Kinerja, dan Laporan Keuangan

28 Aug 2026, 10:42 AM
·
Waktu baca: 5 menit
shareIcon
Saham Snowflake (SNOW): Harga, Kinerja, dan Laporan Keuangan
Snowflake, Inc. ($SNOW) adalah perusahaan asal Amerika Serikat yang menyediakan platform data cloud (Data Cloud) untuk penyimpanan, pengolahan, dan analisis data skala besar, yang kini juga merambah ke infrastruktur AI dan machine learning bagi kliennya. Pada 3 September 2026, Snowflake akan merilis laporan keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2027 (Q2 FY2027) — earnings yang jadi ujian penting setelah saham SNOW melonjak lebih dari 68% dalam setahun terakhir, mendekati level tertinggi sepanjang masa, di tengah upside konsensus analis yang kini menyempit drastis.

Key Highlight  

  • Snowflake akan rilis earnings Q2 FY2027 pada Kamis, 3 September 2026

  • Revenue TTM tercatat $5,03 miliar, tumbuh 31,1% YoY; FY2027 diperkirakan tumbuh 29,91% menjadi $6,09 miliar

  • Saham SNOW diperdagangkan di sekitar $315,37 (per 26 Agustus 2026), mendekati level tertinggi 52 minggunya $341,95

  • Rata-rata target harga 1 tahun dari 51 analis: $326,87, menyiratkan upside tipis sekitar 3,65% — saham sudah mendekati target konsensus

  • Jelang earnings, sejumlah analis menaikkan target: Citi dan BofA ke $395, Wells Fargo ke $500, UBS ke $425 — jauh di atas rata-rata konsensus

  • Perusahaan masih mencatat kerugian bersih besar (-$1,20 miliar TTM), dan diperkirakan tetap merugi (-$988 juta) pada FY2027 mendatang meski revenue terus tumbuh

Rating Wall Street: BUY
Target Price (1Y): US$356,21 (Google Finance)
Upside: 8,23% dari harga $329,11 (per 28 Agustus 2026)

$SNOW di Pluang

Kamu bisa miliki saham $SNOW mulai dari $1 di Pluang.

Beli Saham SNOW di Sini!

Bagaimana Hasil Kuartal Terakhir Snowflake?

Revenue 12 bulan terakhir (TTM) Snowflake tercatat $5,03 miliar, tumbuh 31,1% YoY. Untuk FY2027 penuh, analis memperkirakan revenue tumbuh 29,91% menjadi $6,09 miliar, dengan EPS non-GAAP diperkirakan $1,94.

Namun, secara GAAP, Snowflake masih mencatat kerugian bersih besar -$1,20 miliar TTM, dan analis memperkirakan kerugian bersih akan berlanjut hingga -$988 juta di FY2027 mendatang. Forward P/E perusahaan berada di angka sangat tinggi, 148,77x — mencerminkan bahwa investor masih menilai saham ini berdasarkan potensi pertumbuhan jangka panjang, bukan laba saat ini. Ini pola yang umum untuk perusahaan software cloud yang sedang dalam fase ekspansi agresif, tapi juga membuat valuasinya sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.

Investment Thesis

1. Ekspansi ke AI Lewat Snowflake Cortex

Snowflake memperluas platformnya dengan fitur AI seperti Cortex, yang memungkinkan klien menjalankan model machine learning langsung di atas data mereka tanpa perlu memindahkannya ke platform lain. Ini memperkuat posisi Snowflake sebagai lapisan data inti untuk aplikasi AI enterprise, mirip dengan tren yang juga terlihat di pesaingnya seperti MongoDB dan Databricks.

2. Gelombang Kenaikan Target Harga Jelang Earnings

Sejumlah analis besar menaikkan target harga mereka signifikan jelang earnings — Wells Fargo bahkan memasang target $500, jauh di atas konsensus rata-rata $326,87. Ini menandakan sebagian sell-side melihat potensi upside yang jauh lebih besar dari yang tercermin di rata-rata konsensus saat ini.

3. Pertumbuhan Revenue Konsisten di Atas 30%

Snowflake terus mempertahankan laju pertumbuhan revenue di atas 30% YoY selama beberapa kuartal terakhir — kecepatan yang tergolong solid untuk perusahaan software cloud berskala multi-miliar dolar seperti ini.

Risiko:

1. Upside ke Target Konsensus Sudah Sangat Tipis

Dengan saham sudah mendekati level tertinggi 52 minggu dan upside ke target rata-rata analis tinggal sekitar 3,65%, ruang gerak saham SNOW jauh lebih terbatas dibanding sebelumnya. Jika hasil kuartal ini tidak melampaui ekspektasi secara signifikan, potensi koreksi jangka pendek cukup nyata.

2. Belum Profitable dan Valuasi Sangat Premium

Snowflake masih mencatat kerugian bersih besar dan diperkirakan tetap merugi di FY2027 mendatang, sementara forward P/E berada di level ekstrem (148,77x). Kombinasi ini membuat saham SNOW sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar terhadap saham growth software yang belum profitable, terutama jika suku bunga atau risk appetite pasar berubah.

3. Persaingan Ketat di Ruang Data Cloud dan AI

Snowflake bersaing dengan Databricks, serta layanan data warehouse milik hyperscaler besar seperti Google BigQuery, Amazon Redshift, dan Microsoft Azure Synapse. Persaingan yang semakin ketat di ruang infrastruktur data dan AI bisa menekan margin atau memperlambat laju akuisisi klien baru Snowflake ke depan.

Technical Outlook

Saham SNOW diperdagangkan di $315,37, sedikit di bawah MA20 ($321,90), setelah terkoreksi tipis dari rekor tertinggi sepanjang masa di $341,95 yang baru dicapai pertengahan Agustus. Harga masih berada jauh di atas MA50 ($283,47) dan SMA 200 hari ($216,60), mencerminkan tren naik jangka panjang yang masih sangat kuat setelah rally lebih dari 68% dalam setahun terakhir.

Stochastic RSI berada di titik oversold ekstrem, nyaris di level nol (%K 0,00, %D 6,94), menandakan tekanan jual jangka pendek sudah sangat jenuh dan rawan technical rebound. Resistance terdekat berada di sekitar MA20 $321–322, dengan target berikutnya di rekor tertinggi $341,95. Support kunci ada di MA50 $283 dan area psikologis $300 sebagai garis pertahanan jangka pendek.

Karena upside saham ke target konsensus analis ($326,87) sudah sangat tipis — hanya sekitar 3,65% — setup teknikal saat ini menempatkan SNOW di persimpangan penting. Hasil kuartal kedua FY2027 pada 2 September kemungkinan besar akan menjadi penentu apakah saham mampu menembus rekor tertinggi baru, atau justru masuk fase konsolidasi/koreksi yang lebih dalam setelah rally panjangnya.

Pertanyaan Umum (FAQ)

1. Kapan Snowflake akan merilis earnings Q2 FY2027? 

Snowflake dijadwalkan merilis hasil kuartal kedua tahun fiskal 2027 pada Kamis, 3 September 2026.

2. Berapa target harga analis untuk saham SNOW?

Rata-rata target harga 1 tahun dari 51 analis adalah $326,87, menyiratkan upside tipis sekitar 3,65% dari harga saat ini karena saham sudah mendekati level tertinggi 52 minggu.

3. Apakah Snowflake sudah untung?

Belum — Snowflake masih mencatat kerugian bersih -$1,20 miliar (TTM) secara GAAP, dan analis memperkirakan kerugian akan berlanjut hingga FY2027 mendatang meski revenue terus tumbuh di atas 30%.

4. Kenapa forward P/E Snowflake begitu tinggi?

Forward P/E Snowflake berada di 148,77x karena perusahaan masih dalam fase investasi pertumbuhan agresif dan belum profitable secara GAAP — investor menilai saham ini berdasarkan potensi jangka panjang, bukan laba saat ini.

5. Apa itu Snowflake Cortex?

Snowflake Cortex adalah fitur AI dan machine learning yang memungkinkan klien menjalankan model AI langsung di atas data mereka dalam platform Snowflake, tanpa perlu memindahkan data ke platform lain.

6. Apa risiko utama investasi di saham SNOW jelang earnings ini?

Risiko utama meliputi upside yang sudah sangat tipis ke target konsensus, valuasi forward yang ekstrem premium di tengah status belum profitable, dan persaingan ketat dari Databricks serta layanan data cloud milik hyperscaler besar.

Beli Saham SNOW di Sini!

Investasi dengan Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang untuk investasi di 1000+ pilihan aset yang mencakup Saham AS & ETF, Options Trading untuk Saham AS & ETF, Aset Crypto, Crypto FuturesEmas, dan juga puluhan produk Reksa Dana, semua mulai dari Rp10.000 saja! Di Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena Pluang sudah bekerja sama dengan mitra-mitra tepercaya yang memiliki izin dan diawasi oleh lembaga pemerintah terkait. Yuk, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!

Bagikan artikel ini
no_content
Trading dan Investasi dengan Super App Investasi  #1