
| Saham | Jadwal rilis | Konsensus EPS (rentang) | EPS Q3 2025 | Konsensus pendapatan | Pendapatan Q3 2025 |
|---|---|---|---|---|---|
| JPM | 13 Okt 2026 | 5,91 (5,59–6,23) | 5,07 | 51,15 miliar | 46,43 miliar |
| WFC | 13 Okt 2026 | 1,85 (1,75–1,92) | 1,66 | 22,35 miliar | 21,44 miliar |
| C | 13 Okt 2026 | 2,62 (2,54–2,70) | 2,26 | 23,70 miliar | 22,09 miliar |
Dibanding kuartal III 2025, konsensus EPS naik 16,5% untuk JPM, 11,3% untuk WFC, dan 16,0% untuk C. Konsensus pendapatan naik 10,2%, 4,2%, dan 7,3%. Angka konsensus berbeda tipis antarpenyedia data, jadi bandingkan hasil aktual dengan sumber yang sama.
| Saham | Harga penutupan | Strong Buy / Buy / Hold / Sell | Target rata-rata (jumlah analis) | Rentang target | Selisih terhadap harga |
|---|---|---|---|---|---|
| JPM | US$332,38 | 4 / 9 / 11 / 0 | US$372,81 (21) | US$305–420 | +12,2% |
| WFC | US$81,44 | 5 / 13 / 8 / 0 | US$99,20 (23) | US$90–115 | +21,8% |
| C | US$128,55 | 5 / 12 / 5 / 0 | US$152,75 (20) | US$130–170 | +18,8% |
Target harga di atas adalah estimasi analis pihak ketiga, bukan target dari Pluang. Rentang target yang lebar menunjukkan analis berbeda pandangan, dan target dapat direvisi setelah laporan keuangan rilis.
Setelah kuartal II 2026, JPM menaikkan panduan tahun penuh: pendapatan bunga bersih (net interest income, NII) sekitar US$105,5 miliar (dari US$103 miliar), belanja disesuaikan sekitar US$107,5 miliar (dari US$105 miliar), dan rasio kredit macet kartu kredit (net charge-off) sekitar 3,2% (dari 3,4%), menurut Hudson Labs (28 September 2026). Pendapatan markets kuartal II mencapai US$12,1 miliar (+35% YoY) dan fee investment banking naik 30%. Manajemen menyebut sebagian aktivitas pasar modal mungkin tertarik maju ke kuartal II, sehingga keberlanjutannya jadi pertanyaan utama.
WFC mempertahankan panduan NII sekitar US$50 miliar setahun, tetapi margin bunga bersih (net interest margin, NIM) kuartal II sebesar 2,43% berada di bawah ekspektasi. Pada kuartal II, laba bersih naik 17% menjadi US$6,4 miliar dan pendapatan US$22,6 miliar (+9% YoY), menurut Trader Central. Pasar akan mencermati apakah NIM stabil dan panduan NII tetap dipertahankan.
C menargetkan return on tangible common equity (RoTCE) 2026 sedikit di atas 11%, NII di luar markets tumbuh di batas atas kisaran 5–6%, dan rasio efisiensi sekitar 60%. Citi juga mempercepat sekitar US$500 juta dari rencana investasi US$5 miliar ke semester II 2026 (Hudson Labs, 28 September 2026). Pada kuartal II, pendapatan US$24,8 miliar, RoTCE 13%, markets naik 17%, dan investment banking naik 44%.
| Kuartal | JPM | WFC | C |
|---|---|---|---|
| Q3 2025 | 5,07 vs 4,87 (+4,0%) | 1,66 vs 1,55 (+7,4%) | 2,26 vs 1,93 (+17,4%) |
| Q4 2025 | 4,63 vs 4,82 (−3,9%) | 1,62 vs 1,67 (−2,8%) | 1,24 vs 1,62 (−23,4%) |
| Q1 2026 | 5,94 vs 5,51 (+7,8%) | 1,60 vs 1,58 (+1,1%) | 3,06 vs 2,60 (+17,9%) |
| Q2 2026 | 6,14 vs 5,80 (+5,9%) | 2,00 vs 1,72 (+16,4%) | 3,14 vs 2,71 (+15,6%) |
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 30 Sep 2025–30 Jun 2026 · Data per 5 Okt 2026
Ketiga bank melampaui estimasi EPS pada tiga dari empat kuartal terakhir. Reaksi harga tidak selalu searah dengan hasil: menurut Trader Central, saham C ditutup turun sekitar 4% pada hari rilis kuartal II setelah komentar belanja investasi, meski EPS di atas estimasi.
NIM mencerminkan selisih antara bunga kredit dan biaya dana. NIM WFC kuartal II di bawah ekspektasi, dan arah suku bunga Federal Reserve serta data inflasi AS menjelang rapat FOMC akhir Oktober dapat memengaruhi panduan NII ketiganya.
JPM melaporkan tunggakan kartu kredit lebih baik dari perkiraan, tetapi kualitas kredit konsumen tetap menjadi poin pantauan, termasuk untuk C (Hudson Labs). Kenaikan biaya pencadangan kredit dapat menekan laba.
Belanja JPM kuartal II naik 15% YoY dan Citi mempercepat belanja investasi. Pendapatan pasar modal juga bisa bergerak tidak merata antarkuartal. Kondisi ini dapat memicu volatilitas harga saat rilis.
| Saham | PER trailing / forward | PBV | Dividen kuartal terakhir (yield) | Rentang 52 minggu | MA50 / MA200 |
|---|---|---|---|---|---|
| JPM | 14,2x / 13,3x | 2,50x | US$1,65 (1,99%) | US$279,10–366,50 | US$352,24 / US$321,77 |
| WFC | 11,8x / 10,2x | 1,50x | US$0,50 (2,46%) | US$72,78–97,76 | US$86,17 / US$84,75 |
| C | 13,9x / 9,9x | 1,12x | US$0,67 (2,09%) | US$93,66–147,96 | US$133,93 / US$125,87 |
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 6 Okt 2025–5 Okt 2026 · Data per 5 Okt 2026
Kapitalisasi pasar JPM sekitar US$883,5 miliar, WFC US$246,3 miliar, dan C US$215,6 miliar (market cap). Rasio PER dan PBV perlu dibandingkan dengan profil bisnis tiap bank, bukan dibaca terpisah.
Per 5 Oktober 2026, ketiga saham berada di bawah MA 50 hari. JPM dan C di atas MA 200 hari, sedangkan WFC di bawahnya. Itu deskripsi posisi harga, bukan sinyal arah.
JPM mengumumkan dividen tunai US$1,65 per lembar dengan ex-date 6 Oktober 2026 (Yahoo Finance). Pahami cum date dan ex-date dividen serta dividend yield sebelum menilai dividen.
Pluang menyediakan produk Saham AS; cek ketersediaan JPM, WFC, atau C di halaman produknya sebelum bertransaksi. Kamu juga dapat mempelajari fitur 24-jam saham & ETF AS, Screeners, dan Web Trading untuk memantau dan menyaring saham.
Saham AS dihargai dalam dolar AS, sehingga fluktuasi kurs USD/IDR ikut memengaruhi hasil dalam rupiah. Kamu bisa mempertimbangkan dollar cost averaging dan diversifikasi portofolio untuk mengelola risiko.
Produk ini termasuk produk berisiko tinggi.
Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini.
Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Pelajari lebih lanjut tentang Saham AS di Pluang.
JPM, WFC, dan C dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III 2026 pada Selasa, 13 Oktober 2026, sebelum pasar AS dibuka pukul 20.30 WIB. Ketiganya melapor pada hari yang sama, menurut jadwal Yahoo Finance per 5 Oktober 2026 (tanggal dapat berubah).
Konsensus EPS kuartal III 2026 per 5 Oktober 2026 adalah US$5,91 untuk JPM, US$1,85 untuk WFC, dan US$2,62 untuk C, menurut Yahoo Finance. Angka itu naik dari US$5,07, US$1,66, dan US$2,26 pada kuartal III 2025, secara berurutan untuk ketiga bank.
Dividen JPM terakhir US$1,65 per lembar, sehingga 10 lembar menghasilkan US$16,50 sebelum pajak. Ex-date dividen tersebut 6 Oktober 2026, menurut Yahoo Finance, dan jumlah dividen berikutnya dapat berubah sesuai keputusan manajemen. Dividen tunai ini dibayarkan per kuartal, bukan sekali setahun.
Risiko utamanya meliputi margin bunga yang tertekan, kualitas kredit konsumen, kenaikan belanja, dan volatilitas harga saat rilis. Saham C, misalnya, ditutup turun sekitar 4% saat rilis kuartal II walau EPS melampaui estimasi (Trader Central). Karena itu, pantau juga panduan manajemen.
EPS saja tidak cukup. Untuk bank, cermati juga pendapatan bunga bersih, margin bunga bersih, kualitas kredit, belanja, dan panduan tahun penuh. JPM, misalnya, menaikkan panduan NII 2026 menjadi sekitar US$105,5 miliar (Hudson Labs, 28 September 2026). Ini konteks yang penting.
Laporan 13 Oktober 2026 akan menguji konsensus EPS US$5,91 (JPM), US$1,85 (WFC), dan US$2,62 (C), serta komentar manajemen soal NII, kredit, dan belanja. Hasil aktual dapat berbeda dari konsensus, dan artikel ini akan diperbarui setelah rilis.
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca.
Informasi hanya untuk identifikasi, bukan rekomendasi investasi.
Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


