
Hasil kuartal III 2026 vs konsensus (laporan perusahaan; konsensus Yahoo Finance per 5 Oktober 2026; dalam US$)
| Saham | EPS aktual | Konsensus EPS | Selisih EPS | Pendapatan aktual | Konsensus pendapatan | Selisih pendapatan | Laba bersih |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| JPM | 5,57 | 5,91 | −5,8% | 50,2 miliar | 51,15 miliar | −1,9% | 15,3 miliar |
| WFC | 1,87 | 1,85 | +1,1% | 21,87 miliar | 22,35 miliar | −2,1% | 5,95 miliar |
| C | 2,85 | 2,62 | +8,8% | 23,85 miliar | 23,70 miliar | +0,6% | 5,25 miliar |
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 1 Jul–30 Sep 2026 · Data per 13 Okt 2026
Dibanding kuartal III 2025 (EPS US$5,07, US$1,66, dan US$2,26 menurut Yahoo Finance), EPS naik 9,9% untuk JPM, 12,7% untuk WFC, dan 26,1% untuk C. Pendapatan naik sekitar 8% (JPM), 2% (WFC), dan 8% (C). Citi melaporkan kenaikan EPS 53% secara reported karena basis kuartal III 2025 (US$1,86) memuat penurunan nilai goodwill Banamex; angka 26,1% memakai basis US$2,26. Angka konsensus dan aktual dapat memakai basis berbeda antarpenyedia data, jadi bandingkan dengan sumber yang sama.
| Saham | Penutupan 12 Okt | Penutupan 13 Okt | Perubahan | Volume 13 Okt | Rata-rata volume 3 bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| JPM | 334,30 | 331,43 | −0,9% | 13,75 juta | 7,14 juta |
| WFC | 83,32 | 80,74 | −3,1% | 25,56 juta | 14,43 juta |
| C | 131,92 | 124,53 | −5,6% | 20,41 juta | 9,70 juta |
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 12–13 Okt 2026 · Data per 13 Okt 2026
Reaksi harga tidak searah dengan EPS: C dan WFC melampaui konsensus EPS, tetapi turun lebih dalam daripada JPM yang berada di bawah konsensus. Volume perdagangan 77% hingga 110% di atas rata-rata 3 bulan. Saham C sempat naik 3,6% pada 7–12 Oktober 2026 sebelum laporan (Yahoo Finance).
JPM membukukan laba bersih US$15,3 miliar, di bawah ekspektasi US$15,9 miliar. Pendapatan bunga bersih (net interest income, NII) mencapai US$27 miliar, sedikit di atas konsensus US$26,9 miliar. Provisi kerugian kredit US$2,74 miliar, termasuk tambahan cadangan US$539 juta, sedangkan net charge-off US$2,2 miliar, turun US$389 juta YoY (FinanceFeeds, 13 Oktober 2026). Panduan NII 2026 sebelumnya sekitar US$105,5 miliar (Hudson Labs, 28 September 2026); cek apakah manajemen merevisinya di transkrip earnings call.
WFC mencatat laba bersih US$5,95 miliar (+6% YoY) dan pendapatan US$21,87 miliar (+2%). NII US$12,52 miliar (+5% YoY), dengan margin bunga bersih (net interest margin, NIM) 2,43%, sama dengan kuartal II tetapi turun dari 2,61% setahun lalu. Pendapatan non-bunga US$9,35 miliar (−1% YoY). Provisi kredit US$1,03 miliar (+51% YoY), dengan net charge-off 0,38%. Rasio CET1 10,0% (preliminary) dari 11,0%, return on tangible common equity (ROTCE) 16,3%, dan buyback US$2,5 miliar atau 28,6 juta lembar (laporan Wells Fargo, 13 Oktober 2026).
C membukukan laba bersih US$5,25 miliar (+40% YoY) dan pendapatan US$23,85 miliar (sekitar +8%). Markets US$6,11 miliar (+6%), Services US$6,61 miliar (+15%), Wealth US$3,27 miliar (+15%), dan investment banking US$1,35 miliar (+9%). RoTCE 11,5% dan CET1 12,8% (preliminary); Citi menargetkan RoTCE 2026 sedikit di atas 11% (Hudson Labs, 28 September 2026). Provisi kredit US$2,59 miliar (+6%), termasuk tambahan cadangan US$369 juta. Modal yang dikembalikan US$4,1 miliar, dan manajemen menyatakan memperkirakan melampaui target imbal hasil tahun ini (laporan Citigroup, 13 Oktober 2026).
| Saham | Harga penutupan | Strong Buy / Buy / Hold / Sell | Target rata-rata (jumlah analis) | Rentang target | Selisih terhadap harga |
|---|---|---|---|---|---|
| JPM | US$331,43 | 4 / 9 / 12 / 0 | US$371,86 (22) | US$305–420 | +12,2% |
| WFC | US$80,74 | 5 / 14 / 8 / 0 | US$98,73 (24) | US$90–115 | +22,3% |
| C | US$124,53 | 5 / 13 / 5 / 0 | US$152,19 (21) | US$130–170 | +22,2% |
Target harga di atas adalah estimasi analis pihak ketiga, bukan target dari Pluang. Dibanding 5 Oktober 2026, target rata-rata bergeser tipis (JPM dari US$372,81, WFC dari US$99,20, C dari US$152,75), sedangkan selisih terhadap harga melebar untuk WFC dan C karena harga turun. Target dapat direvisi kapan saja.
| Kuartal | JPM | WFC | C |
|---|---|---|---|
| Q4 2025 | 4,63 vs 4,82 (−3,9%) | 1,62 vs 1,67 (−2,8%) | 1,24 vs 1,62 (−23,4%) |
| Q1 2026 | 5,94 vs 5,51 (+7,8%) | 1,60 vs 1,58 (+1,1%) | 3,06 vs 2,60 (+17,9%) |
| Q2 2026 | 6,14 vs 5,80 (+5,9%) | 2,00 vs 1,72 (+16,4%) | 3,14 vs 2,71 (+15,6%) |
| Q3 2026 | 5,57 vs 5,91 (−5,8%) | 1,87 vs 1,85 (+1,1%) | 2,85 vs 2,62 (+8,8%) |
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 1 Okt 2025–30 Sep 2026 · Data per 13 Okt 2026
Dalam empat kuartal terakhir, JPM melampaui estimasi EPS dua kali, sedangkan WFC dan C masing-masing tiga kali. Reaksi harga tidak selalu searah dengan hasil: saham C turun sekitar 4% saat rilis kuartal II (Trader Central) dan 5,6% saat rilis kuartal III, meski EPS keduanya di atas estimasi.
NIM WFC 2,43% masih di bawah 2,61% setahun lalu. Arah suku bunga Federal Reserve serta data inflasi AS menjelang rapat FOMC 27–28 Oktober 2026 dapat memengaruhi panduan NII ketiga bank.
Provisi kredit WFC naik 51% YoY menjadi US$1,03 miliar, JPM menambah cadangan US$539 juta, dan C menambah US$369 juta. Kenaikan biaya pencadangan dapat menekan laba, dan kualitas kredit konsumen tetap menjadi poin pantauan.
Pendapatan JPM US$50,2 miliar berada 1,9% di bawah konsensus Yahoo Finance, dan pendapatan WFC 2,1% di bawah. Pendapatan pasar modal bisa bergerak tidak merata antarkuartal, dan harga C turun 5,6% dalam satu sesi. Kondisi ini dapat memicu volatilitas harga saat rilis.
| Saham | PER trailing / forward | PBV | Dividen kuartal terakhir (yield) | Rentang 52 minggu | MA50 / MA200 |
|---|---|---|---|---|---|
| JPM | 13,9x / 13,2x | 2,61x | US$1,65 (1,99%) | US$279,10–366,50 | US$349,79 / US$322,18 |
| WFC | 11,4x / 10,0x | 1,52x | US$0,50 (2,48%) | US$72,78–97,76 | US$85,69 / US$84,42 |
| C | 12,1x / 9,5x | 1,13x | US$0,67 (2,15%) | US$95,00–147,96 | US$133,62 / US$126,30 |
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 14 Okt 2025–13 Okt 2026 · Data per 13 Okt 2026
Kapitalisasi pasar JPM sekitar US$881,0 miliar, WFC US$244,2 miliar, dan C US$208,9 miliar. Rasio PER dan PBV perlu dibandingkan dengan profil bisnis tiap bank, bukan dibaca terpisah. Yield dihitung dari dividen tahunan terhadap harga penutupan.
Per 13 Oktober 2026, ketiga saham berada di bawah moving average (MA) 50 hari. Hanya JPM yang masih di atas MA 200 hari; C, yang pada 5 Oktober masih di atasnya, kini di bawahnya. Itu deskripsi posisi harga, bukan sinyal arah.
Dividen JPM US$1,65 per lembar memiliki ex-date 6 Oktober 2026 (Yahoo Finance). Pahami cum date dan ex-date dividen serta dividend yield sebelum menilai dividen.
Pluang menyediakan produk Saham AS; cek ketersediaan JPM, WFC, atau C di halaman produknya sebelum bertransaksi. Kamu juga dapat mempelajari fitur 24-jam saham & ETF AS, Screeners, dan Web Trading untuk memantau dan menyaring saham.
Saham AS dihargai dalam dolar AS, sehingga fluktuasi kurs USD/IDR ikut memengaruhi hasil dalam rupiah. Kamu bisa mempertimbangkan dollar cost averaging dan diversifikasi portofolio untuk mengelola risiko.
Produk ini termasuk produk berisiko tinggi.
Lakukan analisis pribadi Anda sebelum memutuskan menggunakan produk ini.
Produk ini tidak sesuai untuk semua kalangan konsumen.
Pelajari lebih lanjut tentang Saham AS di Pluang.
JPM melaporkan EPS US$5,57, di bawah konsensus US$5,91. WFC mencatat US$1,87 dan C US$2,85, masing-masing di atas konsensus US$1,85 dan US$2,62. Ketiganya melapor pada Selasa, 13 Oktober 2026, menurut laporan masing-masing perusahaan dan konsensus Yahoo Finance per 5 Oktober 2026.
Tidak selalu. Pada 13 Oktober 2026, saham C ditutup turun 5,6% dan WFC turun 3,1% meski EPS keduanya di atas konsensus, sedangkan JPM turun 0,9% (Yahoo Finance). Saham C juga turun sekitar 4% saat rilis laporan kuartal II (Trader Central).
Dividen JPM terakhir US$1,65 per lembar, sehingga 10 lembar menghasilkan US$16,50 sebelum pajak. Ex-date dividen tersebut 6 Oktober 2026, menurut Yahoo Finance, dan jumlah dividen berikutnya dapat berubah sesuai keputusan manajemen. Dividen tunai ini dibayarkan per kuartal, bukan sekali setahun.
Per 13 Oktober 2026, target rata-rata analis pihak ketiga adalah US$371,86 untuk JPM (+12,2%), US$98,73 untuk WFC (+22,3%), dan US$152,19 untuk C (+22,2%) dari harga penutupan, menurut Yahoo Finance. Angka itu hanya estimasi analis lain, bukan target internal dari Pluang.
EPS saja tidak cukup. WFC mencatat EPS US$1,87 di atas konsensus, tetapi pendapatan US$21,87 miliar di bawah konsensus US$22,35 miliar. Cermati juga pendapatan bunga bersih, margin bunga bersih, provisi kredit, dan modal (Wells Fargo dan Yahoo Finance, 13 Oktober 2026).
Pada 13 Oktober 2026, JPM melaporkan EPS US$5,57 (di bawah konsensus US$5,91), sedangkan WFC (US$1,87) dan C (US$2,85) di atas konsensus. Harga ketiganya ditutup turun 0,9%, 3,1%, dan 5,6%. Selain EPS, cermati NII, NIM, provisi kredit, dan komentar manajemen. Angka pasar dapat berubah, dan artikel ini disusun per 13 Oktober 2026.
| Tanggal | Pembaruan |
|---|---|
| 6 Oktober 2026 | Publikasi awal (pra-rilis): jadwal, konsensus, dan hal yang dipantau |
| 14 Oktober 2026 | Pembaruan pasca-rilis: hasil aktual, reaksi harga, rating analis, risiko, dan valuasi per 13 Oktober 2026 |
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca.
Informasi hanya untuk identifikasi, bukan rekomendasi investasi.
Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


