
Intel akan merilis hasil Q3 2026 pada Kamis, 29 Oktober 2026, setelah pasar AS tutup.
Panduan Intel sendiri: revenue $15,8-$16,8 miliar dan EPS non-GAAP $0,38. Konsensus analis berada di sekitar revenue $16,5 miliar (naik sekitar 20% YoY dari $13,7 miliar) dan EPS sekitar $0,40 (dari $0,23 setahun lalu).
Saham INTC ditutup di $104,70 (9 Oktober 2026), sekitar 25,7% di bawah level tertinggi 52 minggu $140,94, dengan target rata-rata analis $117,56 yang menyiratkan upside sekitar 12,3%.
Intel mengumumkan akan merilis hasil Q3 2026 pada Kamis, 29 Oktober 2026, setelah pasar AS tutup, diikuti konferensi pers pukul 14.00 PDT. Karena perbedaan zona waktu, hasil akan tersedia pada dini hari WIB tanggal 30 Oktober 2026.
Laporan ini mencakup kuartal ketiga 2026 (Juli-September 2026). Pada Q2 2026, Intel mencatat revenue sekitar $16,1 miliar (naik 25% YoY) dan EPS non-GAAP $0,42, sekitar dua kali lipat ekspektasi, sehingga standar pasar untuk Q3 kini lebih tinggi.
Ekspektasi pasar dibentuk oleh panduan Intel sendiri. Pada Q2, Intel memberi panduan Q3 dengan revenue $15,8-$16,8 miliar, EPS GAAP $0,31, EPS non-GAAP $0,38, margin kotor non-GAAP sekitar 42%, dan tarif pajak sekitar 11%, di atas konsensus saat itu. Segmen Data Center dan AI tumbuh sekitar 59% YoY menjadi $6,3 miliar di Q2, dan pasar ingin melihat apakah momentum ini berlanjut.
Metrik | Ekspektasi / konsensus jelang rilis | Aktual |
|---|---|---|
Periode laporan | Q3 2026 | — |
Tanggal rilis | Kamis, 29 Oktober 2026 (setelah pasar AS tutup) | — |
Wall Street Rating | Hold (7 Buy, 22 Hold, 2 Sell dari 31 analis) | — |
Target harga 1 tahun | $117,56 (Google Finance) | — |
Revenue Q3 (konsensus) | Sekitar $16,5 miliar (naik sekitar 20% YoY dari $13,7 miliar di Q3 2025) | — |
EPS non-GAAP (konsensus) | Sekitar $0,40 (dari $0,23 di Q3 2025) | — |
Panduan manajemen | Revenue $15,8-$16,8 miliar; EPS non-GAAP $0,38; EPS GAAP $0,31; margin kotor non-GAAP sekitar 42% | — |
Rekam jejak EPS | Beat dalam tiga kuartal terakhir (Q4 2025 $0,15; Q1 2026 $0,29; Q2 2026 $0,42) | — |
Investor menanti panduan kuartal keempat serta pembaruan belanja modal, yang pada Q2 dinaikkan menjadi lebih dari $20 miliar untuk 2026 dari target sebelumnya $18 miliar. Kemajuan manufaktur 18A dan 14A serta kejelasan soal pelanggan foundry eksternal juga jadi bahan perhatian.
Saham INTC ditutup di $104,70 pada Jumat, 9 Oktober 2026, dengan rentang perdagangan hari itu $104,00-$108,38 dan harga pembukaan $108,20.
Harga ini sekitar 25,7% di bawah level tertinggi penutupan 52 minggu $140,94 (22 Juni 2026), namun sekitar 3,1 kali lipat dari level terendah penutupan 52 minggu $33,62 (20 November 2025). Sepanjang 2026 saham INTC naik sekitar 184% dari penutupan akhir 2025 ($36,90), tetapi turun sekitar 12,3% sejak penutupan 2 Oktober ($119,33). Market cap Intel sekitar $553 miliar.
Pada Q2 2026, Intel mencatat revenue sekitar $16,1 miliar (naik 25% YoY), margin kotor non-GAAP 41,8%, dan EPS non-GAAP $0,42. Perlu dicatat, secara GAAP Intel masih mencatat rugi pada kuartal tersebut (EPS GAAP -$2,16), dan dalam 12 bulan terakhir (TTM) laba bersih tercatat negatif $11,29 miliar dari revenue $57,03 miliar.
Pembanding Q3 2025: revenue $13,7 miliar (naik 3% YoY), EPS non-GAAP $0,23, dan margin kotor non-GAAP 40,0%.
Karena laba GAAP masih negatif, rasio P/E Intel tidak memberi gambaran yang bermakna (tercatat sekitar 904 kali). Ukuran lain: price-to-sales sekitar 9,0 kali dan price-to-book sekitar 6,3 kali, jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu seiring harga saham yang naik tajam. Valuasi ini menuntut eksekusi yang konsisten pada pemulihan margin dan bisnis foundry.
Metrik | Data |
|---|---|
Wall Street Rating | Hold (7 Buy, 22 Hold, 2 Sell dari 31 analis) |
Target Price (1 Tahun) | $117,56 (rata-rata analis; kisaran $80-$200) |
Upside | +12,3% dari harga $104,70 (penutupan 9 Oktober 2026) |
Sumber | Google Finance (31 analis, 3 bulan terakhir) |
Sebanyak 71% analis menyarankan Hold, 23% Buy, dan 6% Sell. Rentang target $80-$200 sangat lebar dan mencerminkan perbedaan pandangan soal keberhasilan proses manufaktur 18A/14A: sebagian analis menyoroti kemajuan yield, sementara analis lain menilai yield dan pelanggan foundry eksternal masih menjadi risiko.
Intel adalah saham semikonduktor dengan pergerakan harga tajam tahun ini: harga naik dari sekitar $37 di akhir 2025 ke level tertinggi $140,94 pada Juni, lalu terkoreksi ke $104,70. Beberapa faktor membuat earnings Q3 dinanti.
Panduan revenue Intel $15,8-$16,8 miliar dan EPS non-GAAP $0,38 diberikan di atas ekspektasi analis saat itu. Hasil Q3 akan menunjukkan apakah Intel mampu memenuhi atau melampaui panduannya sendiri, seperti yang terjadi di tiga kuartal sebelumnya.
Segmen Data Center dan AI tumbuh 59% YoY menjadi $6,3 miliar di Q2. Pasar menanti apakah permintaan CPU untuk server dan beban kerja AI terus mendukung pertumbuhan revenue di Q3.
Menurut catatan analis, yield proses 18A telah membaik, dan CFO Intel menyebut pelanggan untuk teknologi 14A diharapkan muncul pada semester kedua tahun ini, meski perusahaan kemungkinan tidak mengumumkan nama pelanggan secara publik. Setiap pembaruan di bagian ini dapat memengaruhi persepsi investor.
Dengan harga naik sekitar 3,1 kali dari level terendah 52 minggu dan laba GAAP yang masih negatif, ruang untuk kekecewaan relatif terbatas. Hasil yang sekadar sesuai ekspektasi pun dapat memicu reaksi negatif jika pasar berharap lebih.
Belanja modal 2026 dinaikkan menjadi lebih dari $20 miliar, sementara analis seperti Rosenblatt (Sell, target $80) dan J.P. Morgan (Sell, target $85) menyoroti risiko valuasi dan minimnya pelanggan foundry eksternal. Jika hasil manufaktur atau pelanggan tidak sesuai harapan, beban investasi bisa menekan profitabilitas.
Dalam enam sesi perdagangan terakhir, harga INTC turun sekitar 12,3% dari $119,33 ke $104,70. Pergerakan sebesar ini menunjukkan sensitivitas saham terhadap sentimen sektor semikonduktor dan berita perusahaan.
Berdasarkan indikator teknikal harian di Pluang, saham INTC ditutup di $104,70, berada sekitar 7,9% di bawah MA20 ($113,74), tetapi sekitar 1,8% di atas MA50 ($102,81) dan sekitar 26,6% di atas MA200 ($82,69). Struktur ini menunjukkan tren naik jangka panjang yang masih utuh, dengan koreksi jangka pendek yang sedang menguji area MA50.
RSI (12) berada di sekitar 30,4 dan RSI (6) di sekitar 24,7, mendekati zona oversold, yang menandakan penurunan harga dalam beberapa hari terakhir berlangsung cepat. Kondisi ini dapat diikuti pemulihan teknikal maupun kelanjutan tekanan, tergantung hasil earnings 29 Oktober.
Angka ini bukan cerminan performa mendatang. Periode data: 10 Oktober 2025-9 Oktober 2026.
Kamu bisa membeli saham INTC secara legal melalui platform Pluang. Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek.
Kamu bisa miliki saham AS seperti $INTC mulai dari $1 di Pluang, atau eksplor Options Trading untuk memanfaatkan volatilitas jelang earnings. Perdagangan options difasilitasi oleh PT PG Berjangka sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang berizin dan diawasi oleh OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek. Options Trading adalah produk berisiko tinggi dan tidak ada jaminan keuntungan yang ditawarkan oleh produk ini — pelanggan wajib melakukan riset sendiri sebelum bertransaksi.
Intel dijadwalkan merilis hasil Q3 2026 pada Kamis, 29 Oktober 2026, setelah pasar AS tutup, atau dini hari WIB tanggal 30 Oktober 2026.
Panduan Intel: revenue $15,8-$16,8 miliar dan EPS non-GAAP $0,38. Konsensus analis berada di sekitar revenue $16,5 miliar dan EPS sekitar $0,40. Angka konsensus dapat berbeda antar penyedia data.
Revenue Q2 2026 sekitar $16,1 miliar (naik 25% YoY) dengan EPS non-GAAP $0,42, sekitar dua kali lipat ekspektasi. Secara GAAP, Intel masih mencatat rugi pada kuartal tersebut.
18A dan 14A adalah generasi proses manufaktur chip Intel. Keberhasilan kedua proses ini, termasuk tingkat yield dan kemampuan menarik pelanggan foundry eksternal, menjadi salah satu faktor yang dipantau investor.
Rata-rata target harga analis adalah $117,56 (kisaran $80-$200), menyiratkan upside sekitar 12,3% dari harga $104,70. Dari 31 analis, 7 menyarankan Buy, 22 Hold, dan 2 Sell.
Risiko utama meliputi valuasi yang sudah naik tajam, belanja modal besar dengan ketidakpastian hasil foundry, laba GAAP yang masih negatif, dan volatilitas harga yang tinggi.
Saham INTC diperdagangkan di bawah MA20 ($113,74), tetapi di atas MA50 ($102,81) dan MA200 ($82,69), dengan RSI (12) di sekitar 30,4.
Kamu bisa membeli saham INTC secara legal melalui platform Pluang. Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek.
Tanggal | Perubahan |
|---|---|
12 Oktober 2026 | Artikel pre-earnings Q3 2026 pertama kali dipublikasikan. Data harga per penutupan 9 Oktober 2026, panduan manajemen, konsensus, target analis, dan indikator teknikal harian. |
Download aplikasi Pluang untuk investasi di 1000+ pilihan aset yang mencakup Saham AS & ETF, Options Trading untuk Saham AS & ETF, Aset Crypto, Crypto Futures, Emas, dan juga puluhan produk Reksa Dana, semua mulai dari Rp10.000 saja. Pluang bekerja sama dengan mitra-mitra yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bappebti, dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Yuk, download dan mulai investasi di aplikasi Pluang sekarang!
Artikel ini bersifat informatif dan bukan ajakan atau rekomendasi investasi. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.


