
Key Highlight
|
| Rating Wall Street | : BUY |
|---|---|
| Target Price (1Y) | : US$14.57 (Yahoo Finance) |
| Upside | : 91% dari harga di 30 Juli 2026 7.62 |
Kamu bisa miliki saham $SMR mulai dari $1 di Pluang.
NuScale Power merancang dan menjual desain reaktor nuklir modular kecil (SMR) — reaktor yang jauh lebih kecil dan (secara teori) lebih cepat dibangun dibanding pembangkit nuklir konvensional. NuScale adalah perusahaan pertama yang desain SMR-nya lolos sertifikasi penuh dari Nuclear Regulatory Commission (NRC) Amerika Serikat, sebuah pencapaian regulasi yang sebelumnya dianggap sebagai keunggulan kompetitif besar dibanding pesaing seperti Oklo atau X-energy.
Namun penting dipahami: NuScale belum pernah membangun atau mengoperasikan satu pun reaktor komersial hingga saat ini. Perusahaan ini masih berada di tahap menjual desain, lisensi teknologi, dan jasa rekayasa — bukan menjual listrik. Itulah sebabnya pendapatannya sangat kecil dan berfluktuasi tajam tergantung tahapan proyek yang sedang berjalan.
Sahamnya sendiri sempat menjadi salah satu primadona tema "AI power" pada akhir 2025, melonjak hingga rekor 52 minggu di US$57,42, seiring optimisme bahwa reaktor modular akan jadi solusi kebutuhan listrik pusat data AI yang meledak. Tapi sejak puncak itu, saham SMR anjlok lebih dari 80% ke kisaran US$7,70 pada 20 Juli 2026. Penyebabnya: belum ada satu pun reaktor NuScale yang benar-benar beroperasi secara komersial, gelombang skeptisisme pasar terhadap valuasi saham-saham "AI power" yang dianggap terlalu mengawang, serta perubahan kebijakan regulasi AS (program percepatan lisensi reaktor oleh Departemen Energi) yang memangkas keunggulan "first mover" NuScale karena pesaing kini bisa mengejar dengan proses sertifikasi yang jauh lebih cepat.
NuScale merilis hasil Q1 2026 awal Mei 2026, dan angkanya mencerminkan sifat bisnis NuScale yang belum stabil pendapatannya. Revenue hanya US$565 ribu, anjlok 95,5% dibanding US$13,4 juta pada Q1 2025. Ini bukan tanda bisnis inti yang memburuk secara struktural, melainkan konsekuensi dari model bisnis NuScale yang bergantung pada milestone proyek tertentu — pada Q1 2025 ada pengakuan pendapatan dari proyek lisensi tertentu yang tidak berulang di Q1 2026.
Rugi non-GAAP per saham tercatat US$0,14, kurang lebih sesuai ekspektasi analis. Yang lebih penting untuk dipantau adalah posisi kas: NuScale mengakhiri Q1 dengan sekitar US$1 miliar likuiditas, naik menjadi sekitar US$1,2 miliar pada Mei 2026 — modal yang menjadi "napas panjang" perusahaan sambil menunggu proyek-proyek besarnya berubah dari kerangka kerja sama menjadi kontrak mengikat yang menghasilkan pendapatan nyata.
NuScale mengumumkan kerangka kerja sama dengan Tennessee Valley Authority (TVA) dan ENTRA1 untuk berpotensi mendeploy hingga 6 gigawatt kapasitas SMR — jika terealisasi penuh, ini akan menjadi program deployment SMR terbesar dalam sejarah. CEO NuScale menyatakan optimis power purchase agreement (PPA) yang mengikat bisa diteken sebelum akhir 2026. Namun penting dicatat: ini masih kerangka kerja sama (framework), bukan kontrak final.
Berbeda dari kerangka TVA/ENTRA1 yang masih tahap awal, proyek RoPower di Doicești, Romania — enam unit SMR NuScale berkapasitas total 462 megawatt di lokasi bekas pembangkit batu bara — sudah melewati tahap perancangan teknis (FEED Phase 2) pada akhir 2025 dan menuju keputusan investasi final (final investment decision) pada 2026. Ini adalah bukti paling nyata bahwa teknologi NuScale bisa bergerak dari kertas menuju konstruksi sungguhan.
Dibanding banyak perusahaan pra-komersial lain di sektor energi baru, NuScale memiliki posisi kas yang relatif besar untuk membiayai operasional sambil menunggu proyek-proyeknya matang menjadi pendapatan berulang — memberi lebih banyak waktu sebelum tekanan pendanaan menjadi masalah mendesak.
Ini adalah risiko paling mendasar: seluruh nilai NuScale saat ini dihargai berdasarkan potensi masa depan, bukan bisnis yang sudah terbukti menghasilkan listrik dan pendapatan berulang secara komersial. Jika proyek-proyek besarnya (TVA/ENTRA1, RoPower) mengalami penundaan lebih lanjut, narasi pertumbuhan NuScale bisa tertunda bertahun-tahun.
Sertifikasi desain NuScale dari NRC dulu dianggap keunggulan kompetitif utama. Namun Departemen Energi AS baru-baru ini meluncurkan program yang memangkas proses sertifikasi reaktor generasi baru menjadi sekitar 18 bulan — jauh lebih cepat dari sebelumnya. Ini berarti pesaing seperti Oklo dan X-energy bisa mengejar ketertinggalan lebih cepat dari yang diperkirakan pasar sebelumnya.
Karena belum menghasilkan pendapatan komersial yang signifikan, NuScale mendanai operasionalnya sebagian melalui penerbitan saham baru. Semakin lama proyek-proyek besar tertunda menjadi kontrak mengikat, semakin besar potensi dilusi lebih lanjut terhadap pemegang saham yang sudah ada.

Berdasarkan grafik harian (1D), pergerakan saham NuScale Power (SMR) secara teknikal masih berada dalam fase downtrend (tren turun) jangka panjang yang cukup kuat. Harga saat ini berada di level US$8,42, berjuang menembus resistance dinamis terdekatnya yakni MA 20 di US$8,48 dan masih berada di bawah MA 50 di level US$9,97. Jarak harga yang merosot sangat jauh di bawah garis SMA 200 hari (US$16,44) juga mengonfirmasi kuatnya dominasi sentimen bearish di pasar. Sementara itu, indikator momentum Stochastic RSI saat ini menunjukkan pembacaan di angka 77,08 dan 72,52, yang mengartikan bahwa pergerakan jangka pendek mulai memasuki area overbought (jenuh beli). Jika SMR tidak mampu menembus dan bertahan di atas MA 20 dan MA 50 dengan volume yang solid, ada kemungkinan harga akan kembali tertahan dan melanjutkan fase konsolidasi atau menguji level support di bawahnya.
Kombinasi dari belum adanya reaktor komersial yang benar-benar beroperasi, memudarnya antusiasme pasar terhadap saham bertema "AI power" secara luas sejak akhir 2025, dan kebijakan regulasi baru AS yang mempercepat proses sertifikasi bagi kompetitor NuScale — sehingga mengurangi keunggulan "first mover" yang sebelumnya dimiliki NuScale.
Kesepakatan awal antara NuScale, Tennessee Valley Authority (TVA), dan ENTRA1 yang berpotensi mencakup deployment hingga 6 gigawatt kapasitas SMR — jika terealisasi penuh, akan menjadi program SMR terbesar yang pernah diusulkan. Namun ini masih kerangka kerja sama, belum menjadi kontrak pembelian listrik (PPA) yang mengikat.
Proyek RoPower di Doicești, Romania — enam unit SMR berkapasitas total 462 megawatt yang sudah melewati tahap desain teknis dan menuju keputusan investasi final pada 2026. Ini dianggap proyek NuScale yang paling maju dibanding kerangka kerja sama lain yang masih tahap awal.
Tidak dalam waktu dekat. NuScale memiliki kas dan setara kas sekitar US$1,2 miliar per Mei 2026, memberi ruang operasional yang cukup panjang. Namun karena belum menghasilkan pendapatan komersial signifikan, ada risiko dilusi berkelanjutan jika perusahaan terus menerbitkan saham baru untuk mendanai operasional.
Kemungkinan tidak secara langsung. Karena NuScale belum punya pendapatan komersial reguler, angka kuartalan cenderung kurang relevan dibanding kabar kemajuan negosiasi kontrak besar seperti TVA/ENTRA1 atau progres proyek RoPower — yang bisa muncul kapan saja, tidak harus bertepatan dengan tanggal earnings.
Download aplikasi Pluang untuk investasi di 1000+ pilihan aset yang mencakup Saham AS & ETF, Options Trading untuk Saham AS & ETF, Aset Crypto, Crypto Futures, Emas, dan juga puluhan produk Reksa Dana, semua mulai dari Rp10.000 saja! Di Pluang, kamu bisa melakukan diversifikasi aset dengan mudah dan aman karena Pluang sudah bekerja sama dengan mitra-mitra tepercaya yang memiliki izin dan diawasi oleh lembaga pemerintah terkait. Yuk, download dan investasi di aplikasi Pluang sekarang!


