Apple (AAPL) berencana meluncurkan tablet dinding berbasis AI dengan harga yang bisa mencapai US$1.000, hingga Meta (META) menurunkan biaya langganan bebas iklan Facebook dan Instagram di UE sebesar 40% untuk menyesuaikan dengan tuntutan regulasi. Simak berita berikut!
|
| Trade analysis | | | ADSK | | | Entry Price: | $308-$310 | | Target Price: | $328-$335 | | Stop Loss: | $296.00 | | Upside Potential | 8.16% |
|
|
|
| Trade analysis | | | UNH | | | Entry Price: | $612-$616 | | Target Price: | $660-$681 | | Stop Loss: | $579.00 | | Upside Potential | 10.79% |
|
|
From Equity Research Desk |
|
GSS - $META : Meta (META) menurunkan biaya langganan bebas iklan Facebook dan Instagram di UE sebesar 40% untuk menyesuaikan dengan tuntutan regulasi. Pengguna UE bisa memilih akses gratis jika setuju melihat iklan dengan data terbatas (usia, gender, lokasi, dan interaksi dengan iklan). Langganan tanpa iklan di UE sekarang seharga 5,99 euro (desktop) dan 7,99 euro (iOS/Android). Jika memilih opsi gratis, iklan yang tampil mungkin kurang relevan dan tidak bisa dilewati. Regulasi UE memperlambat peluncuran layanan baru Meta, seperti Threads, yang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan wilayah yang lebih sedikit regulasinya. Pedro Pavón dari Meta menekankan bahwa iklan personalisasi adalah dasar internet gratis yang modern, dan dia memperkirakan mayoritas pengguna akan tetap memilih opsi iklan personalisasi.
- $AAPL : Apple (AAPL) berencana meluncurkan tablet dinding berbasis AI bernama kode J490 yang dapat mengontrol perangkat rumah dan melakukan konferensi video. Peluncuran diperkirakan paling cepat Maret, dengan fitur utama yaitu platform baru, Apple Intelligence. Harga perangkat kelas atas bisa mencapai US$1.000, namun versi layar saja akan lebih murah. Produk ini ditujukan untuk bersaing di pasar perangkat pintar rumah dengan Google dan Amazon. Tablet dinding ini berukuran sekitar 6 inci, tersedia dalam warna perak dan hitam, dan berbentuk seperti iPad persegi. Perangkat ini mandiri namun akan memerlukan iPhone untuk menjalankan beberapa fungsi.
- $HOOD : CEO Robinhood (HOOD) Vlad Tenev menyebut kenaikan harga Bitcoin baru-baru ini didorong oleh 'Trump Pump,' karena optimisme bahwa pemerintahan Trump akan mendukung industri kripto. Donald Trump diharapkan mengambil sikap pro-kripto, yang dapat meningkatkan inovasi kripto di AS dengan mengakhiri pendekatan regulasi ketat SEC yang menekan perkembangan kripto selama empat tahun terakhir. Di bawah Trump, integrasi keuangan tradisional dengan keuangan terdesentralisasi (DeFi) mungkin lebih terbuka, termasuk kemungkinan tokenisasi aset di AS. Robinhood, sebagai contoh, berhasil mengelola bisnis kriptonya dengan biaya lebih rendah berkat efisiensi blockchain, yang memberikan potensi manfaat bagi TradFi melalui layanan perdagangan 24/7. Chief Legal Officer Robinhood, Dan Gallagher, dipertimbangkan sebagai calon Ketua SEC AS yang baru, yang dapat mengubah pendekatan regulasi kripto di AS di bawah Trump.
|
| Selengkapnya |
|
|
Greed 69 Nov 12 at 8:00:00 PM ET |
|
| S&P 500 | 5,983.99 | -0.29% |  | | NASDAQ | 19,281.40 | -0.09% |  | | DJIA | 43,910.98 | -0.86% |  |
|
Disclaimer: Berinvestasi dalam cryptocurrency dan saham AS memiliki risiko yang melekat, dan Anda bertanggung jawab penuh atas keputusan investasi Anda. Informasi yang diberikan oleh Pluang berasal dari riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak ketiga. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai saran atau nasihat keuangan, dukungan, rekomendasi, tawaran atau ajakan untuk melakukan aktivitas investasi apapun. Harga cryptocurrency dan saham AS sangat fluktuatif dan dapat berubah dengan cepat. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan toleransi risiko Anda sebelum membuat keputusan investasi. Pluang tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh penggunaan informasi ini. Jika Anda ragu, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen. Pluang berlisensi resmi dan diawasi oleh Bappebti. Semua transaksi saham as tercatat di Bursa Berjangka jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Semua transaksi aset kripto tercatat di Bursa Komoditi Nusantara (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI) |