Berita & Analisis
1 Lot Saham Berapa Lembar? Panduan Lengkap untuk Pemula 2026

Lot saham adalah satuan standar transaksi pembelian saham di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI). Satu lot saham setara dengan 100 lembar saham. Artinya, investor tidak dapat membeli saham dalam jumlah kurang dari 100 lembar (1 lot) melalui mekanisme pasar reguler IDX.
Aturan lot ini ditetapkan oleh BEI dan berlaku seragam untuk semua saham yang terdaftar di bursa, tanpa pengecualian. Tujuannya adalah menjaga efisiensi dan standarisasi transaksi agar sistem perdagangan berjalan lebih tertib.
Sebelum tahun 2014, 1 lot di BEI setara dengan 500 lembar saham. Sejak 6 Januari 2014, BEI resmi mengubah satuan lot menjadi 100 lembar per lot — keputusan ini secara signifikan menurunkan modal minimum yang dibutuhkan investor ritel untuk mulai berinvestasi saham di Indonesia.
Untuk menjawab pertanyaan ini secara langsung dan resmi:
| Satuan | Jumlah Lembar | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 Lot | 100 lembar | Satuan minimum pembelian pasar reguler BEI |
| 2 Lot | 200 lembar | 2 × 100 lembar |
| 5 Lot | 500 lembar | 5 × 100 lembar |
| 10 Lot | 1.000 lembar | 10 × 100 lembar |
| 100 Lot | 10.000 lembar | 100 × 100 lembar |
Tidak ada fraksi lot — kamu tidak bisa membeli 1,5 lot atau 50 lembar saham di pasar reguler BEI. Pembelian harus selalu dalam kelipatan 1 lot (kelipatan 100 lembar).
Setelah memahami bahwa 1 lot = 100 lembar, langkah berikutnya adalah menghitung modal yang kamu butuhkan. Rumus dasarnya sederhana:
Modal Beli = Jumlah Lot × 100 lembar × Harga per Lembar Saham
Berikut contoh perhitungan untuk beberapa saham populer di BEI sebagai ilustrasi:
| Saham (Kode) | Harga per Lembar (ilustrasi) | Modal 1 Lot (100 lembar) | Modal 5 Lot (500 lembar) |
|---|---|---|---|
| Saham A (contoh) | Rp500 | Rp50.000 | Rp250.000 |
| Saham B (contoh) | Rp1.500 | Rp150.000 | Rp750.000 |
| Saham C (contoh) | Rp5.000 | Rp500.000 | Rp2.500.000 |
| Saham D (contoh) | Rp10.000 | Rp1.000.000 | Rp5.000.000 |
| Saham E (contoh) | Rp50.000 | Rp5.000.000 | Rp25.000.000 |
Catatan: Harga saham berubah setiap hari mengikuti pergerakan pasar. Cek harga terkini langsung di aplikasi Pluang atau di situs resmi BEI.
Selain modal beli, kamu juga perlu memperhitungkan biaya transaksi (komisi broker). Di Pluang, trading fee saham IDX adalah 0% — sehingga modal yang kamu keluarkan sepenuhnya digunakan untuk membeli saham, tanpa potongan komisi tersembunyi.
Penting untuk memahami perbedaan antara mekanisme pembelian saham di Indonesia dan saham AS, terutama jika kamu berencana berinvestasi di keduanya:
| Aspek | Saham Indonesia (IDX) | Saham AS (NYSE/Nasdaq) |
|---|---|---|
| Satuan minimum beli | 1 lot = 100 lembar | Fraksional, mulai dari $1 |
| Fraksi saham | Tidak tersedia di pasar reguler | Tersedia (fractional shares) |
| Modal minimum | Bergantung harga saham × 100 | Mulai dari $1 di Pluang |
| Fleksibilitas | Harus kelipatan 1 lot | Bebas, sesuai kemampuan |
Di Pluang, kamu bisa mengakses lebih dari 950 saham Indonesia (IDX) dan saham AS secara fraksional mulai dari $1 — semua dalam satu aplikasi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain pasar reguler (yang menerapkan aturan minimum 1 lot), BEI juga menyediakan dua mekanisme perdagangan lain:
Untuk investor ritel yang baru mulai, pasar reguler adalah jalur utama — dan aturan minimumnya tetap 1 lot (100 lembar).
Investasi saham menawarkan potensi keuntungan dari capital gain dan dividen, namun juga mengandung risiko yang perlu dipahami sejak awal:
Investasi saham cocok untuk kamu yang memiliki tujuan jangka menengah hingga panjang, toleransi risiko yang memadai, dan bersedia mempelajari analisa fundamental sebelum mengambil keputusan beli.
Pluang adalah platform investasi multi-aset dengan lebih dari 13 juta pengguna yang menawarkan akses ke lebih dari 950 saham Indonesia (IDX) dengan biaya trading 0%. Selain saham IDX, Pluang juga menyediakan saham AS secara fraksional mulai dari $1, reksa dana, crypto, emas, dan berbagai aset lainnya — semua dalam satu aplikasi yang diawasi oleh OJK, Bappebti, dan Bank Indonesia.
Berikut langkah-langkah membeli saham IDX di Pluang:
Dengan trading fee 0% untuk saham IDX, seluruh modal yang kamu investasikan benar-benar bekerja untuk kamu — tanpa potongan komisi di setiap transaksi beli maupun jual.
1 lot saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) isinya 100 lembar saham. Aturan ini berlaku untuk semua saham yang diperdagangkan di pasar reguler BEI, tanpa terkecuali, dan sudah berlaku sejak 6 Januari 2014.
Ya. Tidak peduli apakah kamu membeli saham perusahaan besar (blue chip) atau perusahaan kecil, 1 lot selalu = 100 lembar. Yang berbeda adalah harga per lembar-nya, sehingga modal yang dibutuhkan per lot akan berbeda-beda tergantung saham yang kamu pilih.
Modal minimum bergantung pada harga saham yang kamu pilih. Rumusnya: 1 lot × 100 lembar × harga per lembar. Jika saham yang ingin kamu beli berharga Rp200 per lembar, maka 1 lot hanya membutuhkan Rp20.000. Jika harganya Rp10.000 per lembar, modal yang diperlukan adalah Rp1.000.000.
Tidak bisa di pasar reguler BEI. Pembelian minimum di pasar reguler adalah 1 lot (100 lembar). Namun, ada pasar negosiasi yang memungkinkan transaksi odd lot (kurang dari 1 lot), tetapi mekanisme ini umumnya bukan jalur yang tepat untuk investor ritel pemula.
Tidak. Di IDX, minimum pembelian adalah 1 lot = 100 lembar saham. Di pasar saham AS (NYSE/Nasdaq), tidak ada batasan minimum lot — kamu bisa membeli saham secara fraksional mulai dari $1, seperti yang tersedia di Pluang.
BEI mengubah satuan lot dari 500 lembar menjadi 100 lembar pada 6 Januari 2014. Tujuan utamanya adalah menurunkan barrier masuk bagi investor ritel — dengan 1 lot = 100 lembar, lebih banyak masyarakat Indonesia bisa mulai berinvestasi saham dengan modal yang lebih terjangkau.
Pluang menerapkan trading fee 0% untuk saham Indonesia (IDX). Artinya, tidak ada komisi broker yang dipotong dari setiap transaksi beli atau jual saham IDX di Pluang. Kamu hanya perlu menyiapkan modal sesuai jumlah lot yang ingin dibeli.
Stock split adalah aksi korporasi di mana perusahaan memecah nilai nominal sahamnya. Setelah stock split, jumlah lembar saham yang kamu miliki bertambah, tetapi harga per lembar turun secara proporsional — sehingga nilai total kepemilikanmu di pasar tetap sama. Satuan 1 lot tetap = 100 lembar setelah stock split.
Pemahaman tentang satuan lot adalah fondasi pertama sebelum kamu mulai berinvestasi saham di Indonesia. 1 lot saham = 100 lembar saham — aturan ini berlaku seragam untuk semua saham di pasar reguler BEI. Modal yang dibutuhkan per lot bergantung pada harga per lembar saham yang kamu pilih, dan kamu bisa mengakses lebih dari 950 saham Indonesia dengan trading fee 0% di Pluang.
Sudah siap mulai? Unduh aplikasi Pluang dan mulai perjalanan investasi saham kamu hari ini.
Grup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu.


