
Harga Bitcoin menunjukkan volatilitas kuat yang mirip dengan saham teknologi besar seperti Nvidia, menandakan pergeseran dari aset spekulatif ke pasar yang lebih matang. Setelah krisis pasar kripto 2022 dengan berbagai kejatuhan dan tekanan regulasi, kapitalisasi pasar Bitcoin kembali mendekati $2 triliun pada 2024, didukung oleh peluncuran ETF baru. Meski ada ketegangan geopolitik pada 2026, volatilitas jangka panjang Bitcoin menurun dan secara struktural mengungguli emas sebagai penyimpan nilai. Namun, siklus saat ini menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dibanding siklus sebelumnya, menandakan evolusi pasar yang lebih stabil.