
Pada April 2026, Volaris mencatat faktor muat konsolidasi 84,6%, naik 2,9 poin persentase secara tahunan, dengan 2,7 juta penumpang. Maskapai mengurangi kursi tersedia (ASM) sebesar 1,9%, terutama di pasar domestik, sementara jarak tempuh penumpang berbayar (RPM) naik 1,6%, didorong kenaikan 8,9% RPM internasional meski RPM domestik turun 2,7%. Volaris memprioritaskan rute internasional bernilai tinggi di tengah harga bahan bakar jet yang tinggi, dengan permintaan kuat selama periode puncak seperti Semana Santa dan liburan musim semi. Perusahaan melanjutkan strategi jangka panjang dengan pengelolaan kapasitas yang disiplin.