
Saham UiPath turun sekitar 23% baru-baru ini, terutama karena kekhawatiran makroekonomi seperti konflik Timur Tengah, inflasi, dan kenaikan suku bunga, bukan masalah perusahaan. Meski turun, UiPath tetap memimpin di perangkat lunak otomasi dan memiliki kondisi keuangan yang kuat, sehingga saat ini undervalued. Analis melihat potensi kenaikan 27% didukung pertumbuhan jangka panjang otomasi dan integrasi AI, menjadikannya pilihan beli yang solid untuk investor yang fokus pada tren teknologi masa depan.