
Trade Desk mengumumkan pemotongan 15% tenaga kerja sebagai bagian dari realokasi strategis setelah hasil Q2 2026 yang lebih lemah dari perkiraan, termasuk pertumbuhan pendapatan hanya 3% dan laba yang meleset. Perusahaan berupaya fokus pada area pertumbuhan prioritas, namun langkah ini menunjukkan tantangan permintaan dan menyebabkan saham turun 4%. Sementara itu, pesaing seperti AppLovin dan Magnite mencatat pertumbuhan dan margin lebih kuat, menyoroti kesenjangan kompetitif. Investor akan mengamati laporan keuangan berikutnya untuk melihat apakah restrukturisasi ini memicu pertumbuhan baru atau hanya penghematan biaya pada skala lebih kecil.