
CEO Strategy Phong Le memperkenalkan kerangka kerja treasury Bitcoin 6 poin baru yang memungkinkan penjualan Bitcoin dalam kondisi tertentu, menggantikan kebijakan 'tidak pernah jual' sebelumnya. Kerangka ini menggunakan Bitcoin Per Share (BPS) untuk mengarahkan keputusan, dengan tujuan memaksimalkan nilai bagi pemegang saham. Misalnya, jika harga saham perusahaan turun di bawah nilai aset bersihnya, perusahaan dapat menjual Bitcoin untuk membayar dividen, mengubah aset yang undervalued menjadi pengembalian bagi pemegang saham. Perubahan ini menandakan pendekatan yang lebih berfokus pada bisnis dan transparansi lebih besar bagi investor, sementara Strategy melanjutkan rencana modal $44 miliar untuk menambah kepemilikan Bitcoin.