Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

ETF SoFi Select 500 dinilai 'hold' karena pertumbuhan kuat tapi ada kekhawatiran soal keberlanjutan.

Ulasan Analis
17 Sep 2026
Seeking Alpha
Lihat Sumber
Netral
ETF SoFi Select 500 dinilai 'hold' karena pertumbuhan kuat tapi ada kekhawatiran soal keberlanjutan.

ETF SoFi Select 500 (SFY) tetap mendapat peringkat 'hold' karena metrik pertumbuhan dan kualitas yang kuat. Namun, ada kekhawatiran tentang keberlanjutan pertumbuhan karena metodologi ETF ini mengandalkan metrik pertumbuhan jangka pendek yang mungkin tidak bertahan di pasar yang cepat berubah. Meski begitu, SFY menunjukkan pertumbuhan penjualan dan laba tiga tahun yang kuat serta rasio harga terhadap laba yang rendah dengan biaya sangat rendah 0,05%. ETF ini menarik bagi investor yang mencari potensi pertumbuhan dengan risiko turun lebih kecil dibandingkan benchmark yang lebih volatil seperti QQQ. Secara keseluruhan, SFY dianggap pilihan 'hold' yang solid untuk investor yang menginginkan pertumbuhan dan kualitas seimbang.

SoFi Select 500 ETF (SFY) menjadi fokus, dengan data pasar Pluang sebagai konteks. Bagi pembaca yang mengikuti saham AS di Pluang, berikut gambaran pasar per 18 September 2026 pukul 08.21 WIB: Dari 150 saham AS yang diperdagangkan, 102 naik dan 47 turun. Pergerakan signifikan termasuk FUBO di USD 10,00 dengan perubahan 1 hari -5,66% dan aktivitas order Pluang 80% Jual / 20% Beli, HPQ di USD 34,53 dengan perubahan 1 hari +5,60% dan aktivitas order 10% Jual / 90% Beli, serta MU di USD 976,67 dengan perubahan 1 hari +5,41% dan aktivitas order 67% Jual / 33% Beli.

Berita Lainnya

CIQ luncurkan Fuzzball 4.3 untuk deployment model AI mudah di infrastruktur GPU yang ada

CIQ luncurkan Fuzzball 4.3 untuk deployment model AI mudah di infrastruktur GPU yang ada

CIQ merilis Fuzzball 4.3, platform yang memudahkan perusahaan menjalankan model AI terbuka dan agen pada infrastruktur GPU yang sudah ada dengan satu perintah. Pembaruan ini menyederhanakan operasional AI dengan menghubungkan model dan agen secara ot...

Berita Pasar
Bullish
39 menit lalu
Societe Generale catat 739 juta saham dan 821 juta hak suara per 30 Sept 2026.

Societe Generale catat 739 juta saham dan 821 juta hak suara per 30 Sept 2026.

Per 30 September 2026, modal saham Societe Generale terdiri dari 739.264.232 saham dengan total 821.169.560 hak suara. Bank ini memiliki 110.000 karyawan yang melayani 27 juta nasabah di 58 negara. Societe Generale terus fokus pada penciptaan nilai b...

Fundamental Perusahaan
Netral
39 menit lalu
Saham Weyerhaeuser mencapai titik terendah 52 minggu di tengah target harga analis yang beragam dan kekhawatiran dividen.

Saham Weyerhaeuser mencapai titik terendah 52 minggu di tengah target harga analis yang beragam dan kekhawatiran dividen.

Saham Weyerhaeuser baru-baru ini turun ke titik terendah 52 minggu di $18,31, diperdagangkan sekitar $18,51, mencerminkan tekanan pasar. Analis memiliki pandangan beragam: Seaport Global menurunkan target harga menjadi $30, Raymond James menaikkan pe...

Ulasan Analis
Bearish
1 jam lalu
Canadian Utilities merger dengan Emera, RBC Capital pertahankan rating 'Sector Perform'

Canadian Utilities merger dengan Emera, RBC Capital pertahankan rating 'Sector Perform'

Canadian Utilities dan Emera sepakat merger setara, membentuk perusahaan utilitas dan infrastruktur energi yang lebih besar. RBC Capital mempertahankan rating 'Sector Perform' untuk Canadian Utilities, menandakan kinerja saham diperkirakan sejalan de...

Berita Pasar
Netral
1 jam lalu
Laba kuartal ketiga Domino's Pizza diperkirakan naik tipis, fokus pada dampak promo

Laba kuartal ketiga Domino's Pizza diperkirakan naik tipis, fokus pada dampak promo

Domino's Pizza akan melaporkan laba kuartal ketiga pada 13 Oktober 2026, dengan prediksi laba per saham antara $4,33 hingga $4,36 dan pendapatan sekitar $1,17 miliar, naik 1,6% dibanding tahun lalu. Investor akan memantau bagaimana promo diskon 50% m...

Fundamental Perusahaan
Netral
1 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1