
S&P 500 baru-baru ini menembus level support penting, memicu pola head-and-shoulders bearish yang menjadi sinyal teknikal. Namun, secara historis, enam bulan setelah pemilu tengah AS tidak pernah berakhir turun sejak 1950, dengan rata-rata kenaikan 14,79%. Ini menunjukkan meski ada kekhawatiran saat ini, pasar bisa jadi peluang beli saat memasuki periode bullish. Peristiwa penting seperti laporan pendapatan Apple, pemilu tengah, dan laporan pekerjaan bisa mempengaruhi sentimen pasar lebih lanjut.
Setelah sinyal teknikal yang dibahas dalam artikel, ETF S&P 500 (SPY) saat ini diperdagangkan di harga USD 755,79 di Pluang, turun 1,78% per 2 November 2026 pukul 04.21 WIB. Harga ini berada di bawah puncak 52 minggu sebesar USD 779,14 namun jauh di atas titik terendah 52 minggu sebesar USD 631,99. Investor di Pluang biasanya memegang SPY selama sekitar 210 hari, menunjukkan horizon investasi jangka menengah.