
Twilio melaporkan laba kuartal ketiga yang lebih baik dari perkiraan, namun sahamnya turun tajam karena kekhawatiran pertumbuhan pendapatan yang melambat. Investor khawatir bisnis kecerdasan buatannya tidak memenuhi ekspektasi, sehingga menurunkan antusiasme meski laporan laba positif. Perlambatan ini menimbulkan pertanyaan tentang prospek pertumbuhan perusahaan di pasar AI yang kompetitif.
Saham Twilio turun tajam di Pluang, turun 19,62% menjadi USD 194,45. Penurunan ini sejalan dengan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan yang disebutkan dalam berita. Data per 30 Oktober 2026 pukul 19.12 WIB.