
Imbal hasil tambahan yang diperoleh investor dari saham dibandingkan obligasi, yang disebut premi risiko ekuitas, semakin menyusut. Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran di Wall Street bahwa investor mungkin terlalu santai di tengah reli pasar saham baru-baru ini. Meskipun imbal hasil obligasi naik akibat kekhawatiran inflasi terkait perang Iran, indeks S&P 500 tetap mendekati rekor tertinggi. Saham dan obligasi pemerintah AS sama-sama menguat baru-baru ini seiring imbal hasil obligasi turun karena harga minyak merosot, menunjukkan sinyal pasar yang beragam ke depan.