
Pasar saham Eropa diperkirakan dibuka lebih rendah karena harapan penyelesaian cepat konflik AS-Iran memudar setelah pernyataan Presiden Trump tentang gencatan senjata yang rapuh. Harga minyak naik di tengah ketegangan, sementara futures saham AS stagnan menjelang data inflasi penting. Selain itu, pasar Inggris menghadapi tekanan akibat krisis politik dengan desakan pengunduran diri Perdana Menteri Keir Starmer setelah hasil buruk dalam pemilihan lokal. Investor juga menantikan laporan laba perusahaan besar Eropa dan data ekonomi dari Jerman serta Uni Eropa.