
RBC Capital Markets menurunkan proyeksi laba H&M dan JD Sports akibat lemahnya permintaan konsumen di Jerman, di mana biaya hidup tinggi membuat konsumen lebih selektif dan mencari diskon. Proyeksi laba per saham H&M turun 2-3% untuk 2026 dan 2027, sementara JD Sports turun 6% untuk 2027 dan 2028 setelah penjualan alas kaki AS yang melemah dan kinerja toko Jerman yang kurang baik. Tren belanja online di Jerman menguntungkan retailer seperti Next dan Zalando, sementara JD Sports berencana menutup sekitar 40% toko di Jerman karena pasar lebih menyukai retailer merek tunggal dibanding multi-merek.