
PROM naik 14%, melanjutkan kenaikan 228% dalam 90 hari, didukung arus masuk $6,6 juta dan volume pasar perpetual naik 177%. Meski momentum bullish kuat, penjualan di pasar spot dan selisih kecil antara posisi long dan short yang dilikuidasi menunjukkan risiko potensi ke depan. Pola likuidasi yang tidak biasa, di mana trader long rugi lebih banyak meski harga naik, mengindikasikan kewaspadaan untuk kelanjutan reli. Investor disarankan memantau arus spot dan tren likuidasi untuk arah berikutnya.
Kapitalisasi pasar PROM mencapai Rp1,84 triliun per 23 Oktober 2026 pukul 07.21 WIB, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar Rp224,69 juta di Pluang. Meskipun artikel mencatat kenaikan 14%, harga PROM di Pluang turun 4,89% dalam sehari terakhir, dengan aktivitas order jual mencapai 100% dan waktu tahan rata-rata 20 hari. Kondisi ini menunjukkan sentimen hati-hati di kalangan investor Pluang di tengah volatilitas yang sedang berlangsung seperti yang dijelaskan dalam artikel.