
Magna, pemasok suku cadang otomotif asal Kanada senilai $42 miliar, mengintegrasikan AI di jaringan pabrik globalnya untuk meningkatkan kualitas produk, pemeliharaan peralatan, keselamatan, penggunaan energi, dan kecepatan produksi. Perusahaan menggunakan sistem penglihatan bertenaga AI untuk mendeteksi cacat secara real-time dan menerapkan pemeliharaan prediktif guna menghindari kerusakan peralatan, serta robot otonom untuk penanganan material. Selain itu, AI membantu memantau konsumsi sumber daya dan mengelola risiko rantai pasok, dengan tujuan menciptakan sistem pabrik terpadu berbasis perangkat lunak. Integrasi AI bertahap ini meningkatkan efisiensi operasional dan pengambilan keputusan di tengah gangguan industri.