
Johnson Fistel, PLLP menyelidiki Primoris Services Corporation setelah perusahaan melaporkan hasil kuartal I 2026 yang lebih lemah dari perkiraan, termasuk penurunan pendapatan 5,4% dan penurunan EBITDA yang disesuaikan sebesar 39,1%. Segmen Energi mengalami penurunan pendapatan dan laba yang signifikan akibat penundaan proyek, biaya lebih tinggi, dan tantangan operasional. Primoris juga menurunkan panduan laba tahunannya, menyebabkan penurunan tajam harga saham dan kerugian investor. Investigasi ini akan menentukan apakah Primoris mematuhi undang-undang sekuritas federal dan apakah investor dapat memulihkan kerugian mereka.