
Arm menjadi pemain kunci dalam ledakan infrastruktur AI dengan pendapatan royalti yang terus meningkat dari program CPU hyperscaler. Saham diperdagangkan di $264,79 dengan target harga 24/7 Wall St. sebesar $280,16, menunjukkan potensi kenaikan moderat 5,8% dalam setahun ke depan. Meski pendapatan tumbuh kuat dan prospek positif untuk pipeline CPU AGI, valuasi forward P/E sebesar 120 sangat tinggi dan berisiko jika pertumbuhan melambat atau masalah hukum dengan Qualcomm muncul. Analis sebagian besar optimis, namun volatilitas dan valuasi saham ini mengharuskan penempatan posisi yang hati-hati.
Saat Arm disebut sebagai pemain utama dalam lonjakan AI, harga sahamnya di Pluang tercatat USD 248,69 dengan penurunan 6,08% per 14 September 2026 pukul 21.11 WIB. Harga ini jauh di bawah harga tertinggi 52 minggunya sebesar USD 439,46, menunjukkan volatilitas pasar baru-baru ini. Sementara itu, saham Qualcomm juga turun 1,91% di harga USD 178,50, menandakan tekanan di sektor teknologi pada periode yang sama.