BiayaKeamanan
Pluang+

Pertumbuhan permintaan energi di pasar berkembang tantang target iklim ambisius, batas pemanasan 2°C masih mungkin tapi sulit.

Berita Pasar
17 Sep 2026
PRNewsWire
Lihat Sumber
Netral
Pertumbuhan permintaan energi di pasar berkembang tantang target iklim ambisius, batas pemanasan 2°C masih mungkin tapi sulit.

Studi S&P Global Energy menunjukkan permintaan energi masa depan sebagian besar berasal dari pasar berkembang yang naik lebih dari 60% hingga 2060, menantang target iklim ambisius seperti pembatasan pemanasan 1,5°C. Net-zero global sebelum 2100 diperkirakan sulit tercapai. Batas pemanasan 2°C masih mungkin dengan dekarbonisasi agresif, tapi keterbatasan elektrifikasi, integrasi energi terbarukan, serta keamanan dan keterjangkauan energi membuat bahan bakar fosil tetap penting. Studi ini menyoroti transisi energi yang kompleks dan berbeda di tiap wilayah, memerlukan investasi besar dan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pengurangan emisi.

Pertumbuhan permintaan energi menjadi topik utama, dengan data pasar Pluang sebagai konteks. Per 17 September 2026 pukul 18.11 WIB, 21 dari 30 saham sektor Energi AS naik. Devon Energy Corp (DVN) diperdagangkan di USD 48,64 naik 0,41% dengan aktivitas jual 74%. Cenovus Energy Inc (CVE) turun 0,40% ke USD 32,39 dengan aktivitas beli 95%. Kinder Morgan Inc (KMI) naik 0,39% ke USD 30,85 dengan aktivitas beli 69%. Gambaran ini menunjukkan minat dan pola perdagangan beragam pada saham energi di Pluang.

Berita Lainnya

ETF Bitcoin spot AS alami arus keluar $635,6 juta pada 22 Okt setelah arus masuk $524,8 juta, tanda sentimen investor fluktuatif.

ETF Bitcoin spot AS alami arus keluar $635,6 juta pada 22 Okt setelah arus masuk $524,8 juta, tanda sentimen investor fluktuatif.

ETF Bitcoin spot AS mengalami pembalikan tajam dengan arus masuk $524,8 juta pada 21 Oktober, diikuti arus keluar $635,6 juta pada 22 Oktober dan $137,9 juta pada 23 Oktober. Meski ada penarikan ini, arus masuk bersih mingguan tetap positif $301,2 ju...

Berita Pasar
Bearish
4 jam lalu
Ethereum turun setelah Arthur Hayes jual aset sebelum pertemuan penting Federal Reserve.

Ethereum turun setelah Arthur Hayes jual aset sebelum pertemuan penting Federal Reserve.

Harga Ethereum turun ke kisaran $2.350-$2.380 setelah penjualan besar oleh Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, yang melepas aset Ethereum dan DeFi menjelang pertemuan kebijakan penting Federal Reserve. Langkah ini mencerminkan kehati-hatian inst...

Berita Pasar
Bearish
4 jam lalu
Stellar Lumens (XLM) dip di bawah target perkiraan, diperdagangkan di $0,1679 dengan sinyal teknikal campuran.

Stellar Lumens (XLM) dip di bawah target perkiraan, diperdagangkan di $0,1679 dengan sinyal teknikal campuran.

Stellar Lumens (XLM) diperdagangkan pada harga $0,1679 pada 25 Oktober, sedikit di bawah target perkiraan $0,174 untuk 27 Oktober. Ini menunjukkan kenaikan 1,66% yang diperkirakan, namun harga saat ini turun 1,08% dalam 24 jam terakhir. Analisis tekn...

Sinyal Teknikal
Bearish
4 jam lalu
SEC setujui pencatatan ETF Bitcoin dan Ether 3x Volatility Shares, perdagangan menunggu izin.

SEC setujui pencatatan ETF Bitcoin dan Ether 3x Volatility Shares, perdagangan menunggu izin.

SEC menyetujui pencatatan enam ETF leverage tiga kali dari Volatility Shares di bursa Cboe BZX, termasuk ETF Bitcoin dan Ether 3x. Ini adalah persetujuan pertama di AS untuk produk kripto dengan leverage tinggi. Namun, perdagangan belum bisa dimulai ...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
Libtayo tunjukkan manfaat kelangsungan hidup meningkat pada kanker kulit risiko tinggi setelah hampir 4 tahun

Libtayo tunjukkan manfaat kelangsungan hidup meningkat pada kanker kulit risiko tinggi setelah hampir 4 tahun

Libtayo (cemiplimab) dari Regeneron menunjukkan peningkatan manfaat kelangsungan hidup pada pasien kanker kulit tipe squamous cell carcinoma (CSCC) risiko tinggi setelah hampir empat tahun pengamatan dalam uji klinis fase 3 C-POST. Data menunjukkan p...

Fundamental Perusahaan
Bullish
4 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1