
Ankr, penyedia infrastruktur Web3 yang menghubungkan pengembang dan aplikasi terdesentralisasi di lebih dari 50 blockchain, diprediksi harganya naik ke $0,0126 pada 2026 dan berpotensi mencapai $1 pada 2030. Prediksi ini menunjukkan potensi pertumbuhan spekulatif dalam beberapa tahun ke depan seiring adopsi Web3 yang berkembang. Namun, angka ini adalah perkiraan, bukan harga perdagangan aktual, mencerminkan optimisme pasar terhadap peran Ankr di masa depan dalam konektivitas blockchain.
Per 29 Oktober 2026 pukul 17.02 WIB, Ankr diperdagangkan di Pluang dengan harga Rp73 dan mengalami penurunan 0,99% dalam sehari. Kapitalisasi pasar mencapai Rp729,47 juta, menunjukkan minat investor yang sedang. Waktu tahan rata-rata di Pluang adalah 130 hari, menandakan horizon investasi jangka menengah bagi pengguna.