BiayaKeamanan
Pluang+
VZ
$44.31
-$0.89 -1.97%

S&P 500 diperkirakan turun 8-10% akibat kenaikan suku bunga Fed; Verizon-T-Mobile akhiri sengketa iklan; Costco naikkan harga oli.

Berita Pasar
15 Sep 2026
Seeking Alpha
Lihat Sumber
Bearish
S&P 500 diperkirakan turun 8-10% akibat kenaikan suku bunga Fed; Verizon-T-Mobile akhiri sengketa iklan; Costco naikkan harga oli.

Macro Risk Advisors memperingatkan kenaikan suku bunga Federal Reserve yang akan datang dapat memicu koreksi 8-10% pada S&P 500, dengan kemungkinan penurunan kedua pada Desember, mirip dengan penurunan pasar tahun 2018. S&P 500 saat ini tertekan oleh kenaikan biaya energi dan kekhawatiran inflasi, dengan saham teknologi besar menunjukkan kinerja yang beragam. Sementara itu, Verizon dan T-Mobile telah menyelesaikan sengketa hukum mereka terkait klaim iklan, mengakhiri litigasi selama berbulan-bulan. Costco menaikkan harga dan membatasi pembelian oli motor Kirkland Signature karena kenaikan harga minyak mentah dan gangguan pasokan, langkah yang jarang dilakukan oleh pengecer grosir ini.

Verizon Communications memiliki yield dividen tertinggi sebesar 5,52% dan kapitalisasi pasar sebesar $213,10 miliar, sementara T-Mobile memberikan yield 2,23% dengan kapitalisasi pasar $196,19 miliar per 15 September 2026 pukul 18.04 WIB. Costco, dengan kapitalisasi pasar terbesar yaitu $407,52 miliar, memiliki yield dividen 0,64%. Meskipun ada berita penyelesaian sengketa hukum dan tantangan pasokan, saham Verizon turun 0,18% dan T-Mobile turun 0,44% di Pluang, mencerminkan sentimen investor yang hati-hati di tengah kekhawatiran pasar yang lebih luas.

Berita Lainnya (VZ)

Verizon naikkan dividen dengan hasil 6,26%, sementara dividen AT&T stagnan sejak potongan 2022.

Verizon naikkan dividen dengan hasil 6,26%, sementara dividen AT&T stagnan sejak potongan 2022.

Verizon dan AT&T sama-sama menaikkan panduan keuangan baru-baru ini, namun strategi dividen mereka sangat berbeda. Verizon menaikkan dividen kuartalan menjadi $0,7075 dengan hasil ke depan 6,26% dan mempertahankan kenaikan tahunan selama 19 tahun, me...

Berita Pasar
Bullish
4 jam lalu
Saham telekomunikasi turun karena SpaceX rencanakan 80.000 situs seluler, ancam operator besar.

Saham telekomunikasi turun karena SpaceX rencanakan 80.000 situs seluler, ancam operator besar.

Saham T-Mobile, AT&T, dan Verizon turun tajam setelah laporan bahwa SpaceX sedang bernegosiasi akses ke 80.000 situs seluler di AS untuk menjadi operator nirkabel nasional keempat. Langkah ini menggabungkan layanan satelit SpaceX dengan infrastruktur...

Berita Pasar
Bearish
5 jam lalu
SpaceX incar 80.000 menara sel di AS untuk bangun operator baru, saham pemilik menara naik.

SpaceX incar 80.000 menara sel di AS untuk bangun operator baru, saham pemilik menara naik.

SpaceX dikabarkan sedang bernegosiasi untuk mengakses sekitar 80.000 menara seluler di AS guna membangun operator nirkabel keempat nasional, yang berpotensi mengganggu pasar telekomunikasi. Sementara saham operator besar seperti Verizon, AT&T, dan T-...

Berita Pasar
Netral
6 jam lalu
Saham Moderna turun meski data vaksin melanoma positif; SpaceX dorong saham menara naik.

Saham Moderna turun meski data vaksin melanoma positif; SpaceX dorong saham menara naik.

Saham Moderna turun hampir 18% setelah hasil positif uji coba vaksin melanoma personal bersama Merck bocor lebih awal, menyebabkan ketidakpastian pasar meski data menjanjikan. Sementara itu, SpaceX bernegosiasi dengan perusahaan infrastruktur besar s...

Berita Pasar
Netral
8 jam lalu
SpaceX berencana jadi operator seluler ke-4 di AS, saham T-Mobile, Verizon, dan AT&T turun.

SpaceX berencana jadi operator seluler ke-4 di AS, saham T-Mobile, Verizon, dan AT&T turun.

SpaceX milik Elon Musk sedang bernegosiasi dengan penyedia infrastruktur seluler untuk menjadi operator seluler nasional keempat di AS. Langkah ini akan memperluas layanan internet satelit Starlink dengan menambahkan jaringan seluler. Kabar ini membu...

Berita Pasar
Bearish
10 jam lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1