
JetBlue Airways sedang diselidiki oleh Pomerantz LLP atas dugaan penipuan sekuritas terkait praktik penetapan harga berdasarkan data pelanggan. Isu ini muncul setelah unggahan viral di media sosial pada April 2026, di mana JetBlue menyarankan pelanggan membersihkan cache untuk menghindari harga tiket yang lebih tinggi, menimbulkan kekhawatiran tentang praktik harga yang tidak adil. Setelah kejadian ini, saham JetBlue turun 13,46% dalam tiga hari. Penyelidikan akan menentukan apakah JetBlue dan eksekutifnya melakukan praktik bisnis yang melanggar hukum, yang berdampak pada kepercayaan investor dan nilai saham.