
Sam Parr menyimpan 80% portofolionya di S&P 500 meski Howard Marks memperingatkan valuasi tinggi indeks ini bisa menyebabkan return rendah dalam satu dekade ke depan. Parr berpendapat bahwa meski prediksi Marks mungkin benar secara matematis, biaya peluang tidak ikut pasar sangat besar, terutama bagi investor muda yang bisa melakukan dollar-cost averaging. S&P 500 terdiri dari perusahaan global seperti NVIDIA dan Apple yang mendukung valuasi tersebut. Investor sebaiknya hitung kebutuhan return riil dan buat rencana investasi yang konsisten, bukan mencoba mengatur waktu pasar hanya berdasarkan prediksi.