
Sejak perang Iran dimulai, harga minyak Brent naik hampir 40%, sementara harga bensin rata-rata di AS naik 52%. Meski diperkirakan akan melonjak lebih tinggi akibat gangguan pasokan terbesar dalam sejarah menurut International Energy Agency, harga minyak global tetap sekitar $100 per barel. Analis memperingatkan jika konflik berlanjut dan jalur pasokan utama seperti Selat Hormuz tetap terblokir, pasar minyak bisa menghadapi ketidakstabilan dan volatilitas harga lebih lanjut. Investor memantau harga bensin dan produk minyak sebagai indikator dampak ekonomi perang di Amerika.