
Spirit Airlines berhenti beroperasi pada 2 Mei 2026, memicu lonjakan besar klaim chargeback saat ribuan penumpang meminta pengembalian dana untuk penerbangan yang tidak terpenuhi. Data Quavo menunjukkan peningkatan sengketa 1.000% dalam 72 jam, menyoroti tekanan operasional dan keuangan pada penerbit kartu. Gelombang sengketa diperkirakan berlangsung 60-90 hari, dengan gelombang kedua dari penumpang yang menerima pengembalian dana parsial atau kredit. Lembaga keuangan disarankan bersiap secara strategis dengan memisahkan klaim dan memperketat proses sengketa untuk mengelola dampak yang berkelanjutan secara efektif.