
Impor minyak mentah China turun 20% secara bulanan pada April menjadi 8,2 juta barel per hari, terendah dalam dua tahun dan hampir 30% di bawah level sebelum perang. Penurunan signifikan ini setara dengan konsumsi minyak harian Jepang dan berpotensi meredakan tekanan kenaikan harga minyak global di tengah kondisi pasokan yang ketat. Meski impor turun, perusahaan minyak milik negara China menjual kembali minyak ke pembeli lain, menunjukkan persediaan domestik tetap stabil. Perlambatan permintaan China terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang mengganggu jalur transit minyak utama seperti Selat Hormuz, yang telah mengganggu pasokan global dan mendorong harga mendekati $100 per barel.