Home/Umpan Berita/Laporan laba Q3 Roku jadi ujian nilai merger dengan Fox di tengah pertumbuhan kuat dan penundaan regulasi. Laporan laba Q3 Roku yang akan dirilis sekitar 2 November sangat penting karena ini adalah kuartal penuh pertama sejak Fox Corporation setuju mengakuisisi perusahaan ini. Meskipun kinerja sebelumnya kuat dengan pendapatan dan laba yang meningkat, merger menghadapi penundaan regulasi dari tinjauan antitrust Departemen Kehakiman AS. Investor akan fokus pada belanja iklan politik, pertumbuhan platform, margin perangkat, dan pembaruan jadwal merger. Hasilnya akan membantu menentukan apakah tawaran Fox sebesar $160 per saham sudah mencerminkan nilai Roku di tengah ketidakpastian pasar.
Saham Roku diperdagangkan mendekati harga tertinggi 52 minggunya di USD 156,74, turun tipis 0,31% per 27 Oktober 2026 pukul 20.41 WIB di Pluang. Harga ini hampir menyamai tawaran akuisisi Fox Corporation sebesar USD 160 per saham, menunjukkan antisipasi pasar menjelang laporan keuangan Q3 Roku dan pembaruan regulasi terkait merger. Kapitalisasi pasar saham ini mencapai USD 23,35 miliar, mencerminkan minat investor yang besar di masa krusial ini.