
Admiral Samuel Paparo dari Komando Indo-Pasifik AS mengungkapkan militer sedang bereksperimen dengan menjalankan node Bitcoin untuk memanfaatkan protokol proof-of-work Bitcoin dalam keamanan siber dan proyeksi kekuatan. Pendekatan ini melihat penambangan Bitcoin sebagai 'makrochip' yang menghubungkan sumber daya energi fisik dengan keamanan digital, berpotensi meningkatkan pencegahan dan transmisi data yang aman. Konsep ini terinspirasi oleh tesis kontroversial Jason Lowery, 'Softwar', yang menyatakan teknologi Bitcoin dapat melindungi dari ancaman siber dan memungkinkan respons militer yang cepat dan aman. Namun, kritik mempertanyakan praktik dan implikasi keamanan, terutama terkait sumber perangkat keras penambangan. Eksplorasi militer ini menunjukkan minat yang berkembang pada keamanan siber berbasis blockchain, meski aplikasi praktis masih dalam pengembangan.