
Ferrari menonjol di industri otomotif dengan margin keuntungan stabil 22% dan pesanan penuh hingga 2027, berkat strategi eksklusivitasnya. Meski harga saham turun 34% dan rasio harga terhadap laba rendah, fundamental perusahaan tetap kuat dengan pertumbuhan tahunan sekitar 11% selama 10 tahun. Kekhawatiran pasar terhadap peluncuran mobil listrik pertama Ferrari justru membuka peluang beli bagi investor jangka panjang yang mencari kualitas dan stabilitas.