
Mastercard mendorong penggunaan kartu virtual tidak hanya untuk pembayaran, tapi juga untuk memperbaiki proses piutang usaha. Dengan mengintegrasikan pembayaran kartu virtual langsung ke faktur, perusahaan dapat mengurangi keterlambatan, meningkatkan kepastian pembayaran, dan mempermudah pengelolaan arus kas. Pendekatan ini membantu pemasok memenuhi ekspektasi pembeli akan pembayaran yang lebih cepat dan andal, meningkatkan likuiditas dan efisiensi operasional meskipun ada biaya kartu. Perubahan ini mencerminkan tren baru dalam mengelola piutang sebagai alat keuangan strategis, bukan hanya tugas operasional, sehingga memperbaiki peramalan dan pengelolaan modal kerja.