BiayaKeamanan
Pluang+

Lululemon digugat atas dugaan penipuan sekuritas setelah sahamnya turun tajam.

Berita Pasar
04 Nov 2026, 12.53 WIB
PRNewsWire
Lihat Sumber
Bearish
Lululemon digugat atas dugaan penipuan sekuritas setelah sahamnya turun tajam.

Lululemon menghadapi gugatan class action atas dugaan penipuan sekuritas setelah sahamnya turun 8,6% dan 17,4% akibat hasil keuangan yang mengecewakan dan panduan yang diturunkan. Gugatan menuduh perusahaan menyesatkan investor mengenai pertumbuhan dan kondisi bisnisnya, dengan penurunan pendapatan dan penjualan yang signifikan di kuartal fiskal 1Q26 dan 2Q26. Kasus ini sedang berjalan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik New Jersey, dan investor memiliki waktu hingga 4 Januari 2027 untuk bergabung dalam gugatan. Aksi hukum ini menunjukkan risiko yang dihadapi investor saat perusahaan gagal memenuhi ekspektasi dan mengungkapkan informasi keuangan yang akurat.

Setelah berita gugatan class action terhadap Lululemon atas dugaan penipuan sekuritas, saham ini menunjukkan ketahanan di Pluang. Per 4 November 2026 pukul 17.51 WIB, LULU diperdagangkan pada harga USD 108,01 dengan kenaikan harian sebesar 0,99%. Meskipun menghadapi tantangan hukum, saham ini masih jauh di atas harga terendah 52 minggu sebesar USD 91,88, meski masih jauh dari harga tertinggi 52 minggu sebesar USD 215,88, dengan kapitalisasi pasar sebesar $11,94 miliar dan waktu tahan rata-rata 108 hari di platform.

Berita Lainnya (LULU)

Lululemon diselidiki atas dugaan penipuan sekuritas setelah penurunan saham besar terkait kekhawatiran pertumbuhan.

Lululemon diselidiki atas dugaan penipuan sekuritas setelah penurunan saham besar terkait kekhawatiran pertumbuhan.

Lululemon sedang diselidiki oleh Bleichmar Fonti & Auld LLP atas dugaan penipuan sekuritas setelah penurunan saham signifikan yang terkait dengan kekhawatiran tentang pertumbuhan dan kesehatan bisnisnya. Penurunan saham utama terjadi setelah pengumum...

Berita Pasar
Bearish
6 jam lalu
Gugatan class action dilayangkan ke Lululemon terkait pernyataan menyesatkan dan klaim pemulihan bisnis

Gugatan class action dilayangkan ke Lululemon terkait pernyataan menyesatkan dan klaim pemulihan bisnis

Lululemon Athletica menghadapi gugatan class action atas dugaan pelanggaran hukum sekuritas karena pernyataan palsu dan menyesatkan tentang kinerja bisnis dan rencana pemulihan selama Maret hingga September 2026. Perusahaan diduga melebih-lebihkan ef...

Berita Pasar
Bearish
9 jam lalu
Gugatan class action diajukan terhadap lululemon terkait panduan keuangan yang menyesatkan dan penurunan penjualan.

Gugatan class action diajukan terhadap lululemon terkait panduan keuangan yang menyesatkan dan penurunan penjualan.

Pomerantz LLP mengajukan gugatan class action terhadap lululemon athletica inc. dan beberapa pejabatnya, menuduh mereka membuat pernyataan palsu dan menyesatkan mengenai bisnis dan prospek keuangan perusahaan antara Maret dan September 2026. Gugatan ...

Berita Pasar
Bearish
19 jam lalu
Gugatan class action diajukan terhadap Lululemon terkait pernyataan menyesatkan soal penjualan dan permintaan.

Gugatan class action diajukan terhadap Lululemon terkait pernyataan menyesatkan soal penjualan dan permintaan.

Gugatan class action diajukan terhadap Lululemon Athletica yang dituduh menyesatkan investor mengenai penurunan lalu lintas toko dan permintaan produk antara Maret hingga September 2026. Gugatan menyebut perusahaan gagal mengungkap dampak negatif dar...

Berita Pasar
Bearish
1 hari lalu
Gugatan class action diajukan terhadap Lululemon terkait pernyataan menyesatkan soal penjualan dan permintaan.

Gugatan class action diajukan terhadap Lululemon terkait pernyataan menyesatkan soal penjualan dan permintaan.

Gugatan class action diajukan terhadap Lululemon Athletica Inc. di Pengadilan Distrik AS New Jersey. Gugatan menuduh Lululemon dan eksekutifnya tidak mengungkapkan penurunan signifikan lalu lintas toko dan permintaan produk akibat media negatif dan p...

Berita Pasar
Bearish
1 hari lalu
banner-footerbanner-footer

Trading dan Investasi dengan Super App Investasi #1