
Pasar biopestisida global berkembang pesat karena meningkatnya permintaan pertanian berkelanjutan, didorong oleh kekhawatiran kesehatan konsumen dan regulasi lingkungan. Pertumbuhan didukung oleh insentif pemerintah, konsumsi makanan organik yang meningkat, dan strategi pengelolaan hama terpadu yang mengurangi penggunaan pestisida kimia. Inovasi teknologi seperti rekayasa genetika meningkatkan efektivitas dan spesifisitas biopestisida, terutama di pasar berkembang seperti Asia Pasifik dan Timur Tengah. Tren ini diperkirakan akan berlanjut seiring petani mencari solusi pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan.