
Dreamland, perusahaan manajemen acara asal Hong Kong, mengalami kenaikan saham 47,12% di perdagangan pra-pasar setelah anak perusahaannya menandatangani nota kesepahaman non-binding dengan LinkFung Innovation untuk mengembangkan platform perpustakaan gambar cerdas berbasis AI. Platform ini akan mencakup deteksi wajah berbasis AI, penandaan otomatis, penyaringan gambar, dan kemampuan pencarian AI, dengan tujuan meningkatkan layanan dan jangkauan pasar Dreamland. Proyek ini diperkirakan berlangsung selama 12 bulan, namun kesepakatan ini bersifat non-binding tanpa jaminan penyelesaian. Langkah ini menegaskan upaya Dreamland dalam teknologi AI untuk tetap kompetitif di era digital.