
Exelon akan melaporkan laba kuartal ketiga pada 30 Oktober, dengan fokus utama pada kontrak jalur transmisi. Perusahaan memangkas pipeline data center dari 43 menjadi 36 gigawatt namun mempertahankan rencana modal $41 miliar hingga 2029. Kesepakatan yang sudah ditandatangani mencakup 4 gigawatt dengan jaminan $1 miliar, dan manajemen berharap lebih banyak kontrak akan diamankan, yang berpotensi mendorong pertumbuhan saham. Keputusan regulasi atas rencana jaringan besar diharapkan akhir tahun ini, dan konversi kontrak yang berhasil bisa mengubah penilaian Exelon sebagai pemimpin pertumbuhan jaringan, mendorong sahamnya ke $50.
Saham Exelon diperdagangkan pada harga USD 44,59 di Pluang per 26 Oktober 2026 pukul 20.11 WIB, mendekati harga tertinggi 52 minggu sebesar USD 50,29. Saham ini mencatat kenaikan harian sebesar 0,36%, dengan kapitalisasi pasar sebesar $45,77 miliar. Hasil dividen sebesar 3,78% menunjukkan minat investor yang stabil di sektor utilitas.