
ADRs Itaú Unibanco turun 20% setelah pemilu Brasil, mencerminkan risiko makro yang meningkat namun membuat valuasi bank lebih menarik. Meski terjadi penurunan, fundamental Itaú tetap kuat dengan ROE berulang di atas 24% dan tingkat kredit macet rendah 1,9%. Laporan keuangan Q3 pada 3 November akan menjadi ujian apakah Itaú bisa mempertahankan panduan 2026 di tengah tantangan seperti suku bunga tinggi, pertumbuhan melambat, dan nilai tukar real Brasil yang melemah. Secara historis, perdagangan Itaú di sekitar dua kali nilai buku menjadi titik masuk yang menarik bagi investor.
ADRs Itau Unibanco diperdagangkan pada harga USD 7,73 di Pluang per 27 Oktober 2026 pukul 21.42 WIB, mendekati harga terendah 52 minggu sebesar USD 7,02, menunjukkan sikap pasar yang hati-hati meskipun ada kenaikan 1 hari sebesar 0,39%. Imbal hasil dividen saham ini sebesar 2,22%, dan seluruh aktivitas order di Pluang saat ini adalah pembelian. Pergerakan ini terjadi dalam konteks risiko makroekonomi yang meningkat setelah pemilihan presiden Brasil, seperti yang disebutkan dalam berita.