
IBM melaporkan laba kuartal ketiga 2026 yang lebih baik dari perkiraan dengan pendapatan $17,1 miliar dan EPS disesuaikan $2,95. Namun, CEO Arvind Krishna mengingatkan bahwa klien korporat semakin berhati-hati dalam pengeluaran AI, mencari hasil nyata dan menghindari biaya yang tidak terkendali. Peringatan ini menutupi hasil laba, menyebabkan saham IBM turun 7% dan mempengaruhi sektor teknologi. IBM mempertahankan proyeksi pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 4-5%, mengecewakan investor, sementara pertumbuhan perangkat lunak tetap menjadi fokus utama menjelang hasil kuartal keempat. Accenture dan Infosys mengalami penurunan saham yang lebih ringan, menunjukkan dampak terutama pada IBM.
Sementara saham IBM turun 7% setelah peringatan CEO terkait pengeluaran AI, Accenture dan Infosys menunjukkan pergerakan yang lebih kecil di Pluang per 22 Oktober 2026 pukul 20.21 WIB. Accenture naik 0,50% ke USD 241,46, masih di bawah harga tertinggi 52 minggu sebesar USD 288,54, sedangkan Infosys turun 2,12% ke USD 12,48, lebih dekat ke harga terendah 52 minggu sebesar USD 10,49. Perbedaan ini menunjukkan reaksi investor yang beragam di sektor teknologi terkait kekhawatiran pengeluaran AI.